Dalam Sehari, Dua Kasus Penemuan Jenazah Gegerkan Denpasar, Diduga Meninggal Akibat Sakit dan Terjatuh

0
37

 

 

 

Balinetizen.com, Denpasar 

 

Dua peristiwa penemuan jenazah dalam sehari menggegerkan Kota Denpasar. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Letda Reta, Denpasar Timur, sementara seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal di dalam kamar kos di kawasan Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat.

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, kedua korban diduga meninggal karena penyebab alami dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh mereka.

Kasus pertama terjadi di depan Gang XXVI, Jalan Letda Reta, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.

Korban diketahui bernama Novi Arianto (44), asal Tulungagung. Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Arif Sunardianto bersama anaknya saat hendak menutup warung.

Saat itu keduanya melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Korban masih bernapas sangat pelan sehingga bersama warga dipindahkan ke area parkir toko sambil menunggu bantuan ambulans.

Tak lama kemudian petugas Polsek Denpasar Timur, Tim Inafis Polresta Denpasar, dan ambulans BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta mengevakuasi korban ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

Denpasar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit.

Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya obat pereda nyeri, telepon genggam, dompet, kartu ATM Bank Mandiri, serta uang tunai. Hingga kini polisi masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban.

Sementara itu, kasus kedua diketahui pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita di sebuah rumah kos di Jalan Imam Bonjol, Gang Jambu Rata, Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat.

Baca Juga :  Hari Kedua di NTB, Presiden Akan Resmikan Bendungan Bintang Bano

Korban merupakan seorang perempuan bernama Ni Luh Sondri (76).

Peristiwa itu terungkap setelah penghuni sekitar mencium bau menyengat dari kamar korban. Menurut saksi, korban sudah sekitar empat hari tidak terlihat keluar dari kamar.

Karena khawatir, saksi mencoba melihat ke dalam melalui jendela dan mendapati korban berada di dalam kamar. Bersama keluarga korban, pintu kamar yang terkunci dari dalam kemudian didobrak.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area pintu kamar mandi dengan kondisi tubuh telah mengalami pembusukan.

Petugas Identifikasi Satreskrim Polresta Denpasar yang melakukan olah TKP memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia setelah terjatuh di kamar mandi. Korban diketahui tidak memiliki riwayat penyakit, namun mengalami gangguan berjalan akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kedua peristiwa tersebut. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan pada kedua korban.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here