Bedeng Proyek di Pecatu Badung Terbakar, Pakaian hingga Alat Kerja Ludes Dilalap Api

0
31

 

Balinetizen.com, Badung

Sebuah bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai bedeng proyek di Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.15 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.15 WITA saat para pekerja sedang menjalankan aktivitas pembangunan. Salah seorang tukang melihat kepulan asap dari arah bedeng proyek dan langsung berteriak memberi tahu pekerja lainnya.

Kepala Mandor proyek, Sopian, mengatakan para pekerja segera berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang berada di dalam bedeng sambil mencoba memadamkan api secara mandiri.

“Setelah mengetahui adanya kebakaran, kami langsung berusaha menyelamatkan barang-barang dan menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Penanggung jawab bedeng proyek, Ibu Sri, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah menerima telepon dari kepala mandor saat dirinya sedang berada di luar lokasi.

“Saya langsung kembali ke lokasi dan mendapati bedeng sudah terbakar. Para pekerja berusaha memadamkan api hingga petugas pemadam kebakaran datang,” katanya.

Api menghanguskan satu bangunan semi permanen seluas kurang lebih dua are. Selain bangunan, sejumlah barang milik pekerja juga ikut terbakar, di antaranya pakaian, alat elektronik, peralatan tukang, serta kartu identitas para pekerja. Total kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Sekitar pukul 10.40 WITA, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, terdiri dari dua unit Damkar Badung, satu unit Damkar ITDC, satu unit Damkar Majapahit, dan satu unit Damkar Kunti. Petugas berhasil memadamkan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan sehingga api tidak merembet ke area sekitar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Selingkuh Tak Jauh Dari Rumah, Notaris Top Pergoki Suaminya Sedang Bercumbu

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan pihak kepolisian telah mengarahkan korban untuk membuat laporan ke Polsek Kuta Selatan. Namun, pihak manajemen proyek memilih melakukan pemeriksaan secara internal sebagai langkah awal untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran,” ungkapnya, Rabu (8/7). (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here