Balinetizen.com, Buleleng
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Kempo Indonesia (FKI) 2026 resmi dibuka di GOR FOK Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (10/7/2026). Pembukaan berlangsung khidmat dan semarak, menandai dimulainya ajang kompetisi nasional yang mempertemukan atlet-atlet kempo terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Seremoni pembukaan diawali dengan defile kontingen dari 15 provinsi yang diikuti 143 atlet dan 18 wasit. Suasana semakin meriah saat penampilan Tari Anoman yang diiringi tabuh baleganjur yang mengiringi para peserta mengelilingi arena pertandingan. Perpaduan olahraga dan seni budaya Bali tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan.
Ketua KONI Kabupaten Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan penyelenggaraan Kejurnas FKI 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti kepercayaan kepada Buleleng sebagai tuan rumah ajang olahraga nasional.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Buleleng sebagai tuan rumah Kejurnas FKI 2026. Ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Buleleng memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga sekaligus mampu menyelenggarakan event nasional dengan baik. Semoga seluruh atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan dari Bali lahir atlet-atlet kempo yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.
Menurut Gede Supriatna, kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai provinsi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Karena itu, Kejurnas tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga memperkenalkan potensi Buleleng kepada masyarakat luas.
“Banyak Hotel yang menjadi tempat menginap para ofisial, atlet, pendukung maupun orang tua atlet sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh para pelaku pariwisata yang mana hotel -hotel yang ada di sekitar kota bisa terisi , begitu pula dengan UMKM yang ikut merasakan bagaimana antusias para atlet untuk berbelanja olahan mereka,”Tambah Pria yang sering di sapa Supit ini.
Sementara itu Gubernur Bali I Wayan Koster yang dalam sambutannya dibacakan oleh Asisten III, Dr. I wayan Serinah, SH, MSi.
Guebrnur Bali Menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Pembukaan Kejuaraan Nasional Federasi Kempo Indonesia (FKI) Tahun 2026 yang telah dilaksanakan dari tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2026 di Buleleng Bali.
Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa dalam turnamen akan lahir talenta atlet Kempo yang berbakat untuk masa depan Cabang Olahraga Kempo yang berjuang selama beberapa hari ini untuk menjadi yang terbaik dan keluar sebagai pemenang.
“Saya yakin dan percaya semua Atlet akan menunjukkan penampilan dan kemampuan terbaiknya dengan penuh semangat dan motivasi tinggi serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.” Tegas Gubernur Bali.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia yang juga Ketua Panitia Pusat Kejurnas FKI 2026, Yulianto Maris, mengapresiasi kesiapan Buleleng sebagai tuan rumah. Menurutnya, fasilitas pertandingan, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk menyukseskan penyelenggaraan Kejurnas tahun ini.
“Kejurnas ini bukan sekadar menentukan juara nasional, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju level internasional. Kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjaga disiplin, menjunjung sportivitas, serta mempererat persaudaraan antarinsan kempo dari seluruh Indonesia,” katanya.
Yulianto menjelaskan bahwa Kejurnas FKI 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan atlet nasional. Para atlet yang berhasil meraih prestasi terbaik akan dipantau dan diusulkan untuk mengikuti pemusatan latihan maupun mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional sesuai kebutuhan dan program pembinaan Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia.
“Para juara dari Kejurnas ini akan menjadi bagian dari pembinaan atlet nasional. Jika ada kesempatan mengikuti kejuaraan internasional, tentu mereka akan kami perjuangkan untuk mewakili Indonesia. Harapan kami, para atlet tidak hanya mampu tampil di level internasional, tetapi juga membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang dunia,” pungkasnya.
Berikut Hasil Pertandingannya Sementara pada Jumat ( 10/06/2026):
Dantai Embu Putra1.
Provinsi JambiJenis Pertandingan: Kelompok Umur 13-15 TahunAnggota Tim: Diera Athadi Arkan (Usia 14, Tingkat I Kyu)Arkha Alfahrezi (Usia 14, Tingkat I Kyu)Fadhil Adithiya (Usia 13, Tingkat I Kyu)
Keterangan : Juara III
2. Provinsi Sumut
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 13-15 TahunAnggota Tim:Nicolas Saut Maruli Purba (Usia 15, Tingkat II Kyu)Yosia Gemilang Gulo (Usia 14, Tingkat II Kyu)Rahmat Yehezkiel Harefa (Usia 16, Tingkat II Kyu)Firza Daifullah (Usia 15, Tingkat II Kyu)
Keterangan Juara : II
3. Provinsi NTB
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 13-15 TahunAnggota Tim:Derry Futra Ramdhani (Usia 16, Tingkat II Kyu)Wildan Hadi (Usia 17, Tingkat II Kyu)
Keterangan : Juara III
4. Provinsi Bali
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 13-15 TahunAnggota Tim:Andreas Septino Taiwun (Usia 17, Tingkat I Dan)Aierdus Januarcho (Usia 17, Tingkat I Dan)Kornelius Arnoldus Tudang (Usia 20, Tingkat I Dan )
Keterangan : Juara 1
Dantai Embu Putri
1. NTB 1
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 10-12 Tahun Nama: Nayla Rahmani Mufida Usia: 12Tingkat: II Kyu
Keterangan Juara: Juara I
2. NTB 2
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 10-12 TahunNama: Najwa RamdhaniUsia: 12 Tingkat: II Kyu
Keterangan Juara: Juara III
3. Sumut 1
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 10-12 TahunNama: Cicilia Nowela SinagaUsia: 10Tingkat: IV Kyu
Keterangan Juara: Juara II
4. Sumut 2
Jenis Pertandingan: Kelompok Umur 10-12 TahunNama: Joy Natalia SiagianUsia: 10Tingkat: II Kyu. GS

