Tragedi Bungalow Legian, WNA Australia Gantung Diri dan Dua Anak Tewas

0
52

 

Balinetizen.com, Badung

 

Ironisnya, di lokasi yang sama, dua anak SDJ, masing-masing ADS (7) dan LKS (4), juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kedua anak tersebut diduga menjadi korban kekerasan.

Peristiwa tragis ini diketahui sekitar pukul 10.14 WITA di Arca Bungalow. SDJ diketahui berkewarganegaraan Australia, sedangkan kedua anaknya merupakan warga negara Indonesia.

Terungkapnya kejadian tersebut bermula sekitar pukul 08.30 WITA. Seorang saksi bernama Nur Khamid (51) menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai istri SDJ yang berada di Jakarta.

Dalam sambungan telepon itu, saksi diminta membantu mengecek kondisi SDJ dan kedua anaknya karena tidak dapat dihubungi.

Nur Khamid kemudian mendatangi bungalow dan mencoba melihat ke dalam melalui jendela. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas maupun orang di dalam.

Saksi selanjutnya menemui pemilik bungalow dan menyampaikan informasi tersebut. Keduanya kemudian kembali ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Karena tidak menemukan tanda-tanda aktivitas dari dalam bungalow, pemilik kemudian menghubungi Kelian Lingkungan. Tidak lama berselang, Kelian Lingkungan bersama sejumlah warga mendatangi lokasi.

Warga sempat mengetuk dan menggedor pintu sambil memanggil penghuni bungalow. Namun, tidak ada respons dari dalam.

Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu akhirnya dibuka secara paksa. Warga kemudian menemukan SDJ dalam kondisi tergantung pada terali besi jendela menggunakan kabel setrika berwarna putih.

Sementara itu, kedua anaknya ditemukan tergeletak di lantai kamar dengan posisi tubuh saling bertindihan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.
Dari pemeriksaan luar awal terhadap ketiga korban, polisi menduga SDJ meninggal dunia akibat gantung diri. Sementara kedua anaknya diduga meninggal akibat tindakan kekerasan.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Pimpin Rapat Forum Perangkat Daerah Setda Kabupaten Badung

Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian ketiga korban serta mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi di bungalow tersebut.

Ketiga jenazah telah dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan penyidik Polsek Kuta masih melakukan sejumlah pemeriksaan.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan, termasuk olah TKP, pemeriksaan rekaman CCTV di TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk terhadap istri korban, untuk memastikan penyebab kematian para korban,” ujar Leonardo, dalam keterangannya, Senin (14/9).

Pihaknya mengaku telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk istri korban.

Selain itu, kepolisian telah berkoordinasi dengan Konsulat Australia terkait kematian SDJ.

Penyelidikan katanya, masih berlangsung guna memastikan fakta dan penyebab pasti kematian WNA Australia tersebut serta kedua anaknya.

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here