Paus Fransiskus Hapus Aturan “Kerahasiaan Kepausan” Terkait Pelecehan Seksual

0
287

Paus Fransiskus saat memimpin misa di basilika Santo Petrus, Vatikan, 28 Maret 2018.

Paus Fransiskus menghapus penggunaan kerahasiaan tingkat tertinggi Vatikan dalam kasus-kasus pelecehan seksual oleh para imam, Selasa (17/12).

Hal ini menanggapi kritik yang semakin keras bahwa “kerahasiaan kepausan” dimanfaatkan untuk melindungi pedofil, membungkam korban, serta mencegah polisi menyelidiki kejahatan.

Korban dan pembela mereka memuji langkah itu. Namun, memperingatkan bahwa keefektifan langkah itu baru terbukti kalau hierarki Katolik dipaksa untuk menanggapi penyelidikan nasional, pemanggilan oleh juri dan jaksa penuntut, yang semakin menuntut agar semua dokumentasi internal tentang pelaku pelecehan seksual diserahkan sebagai bahan penyelidikan.

Penyelidik utama kejahatan seks Vatikan, Uskup Agung Charles Scicluna, mengatakan, reformasi ini merupakan keputusan penting yang akan memfasilitasi koordinasi dengan penegak hukum serta membuka saluran komunikasi dengan para korban. [jm/pp] (VOA)

Baca Juga :  Bertambah 113 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Bali Tembus 1.640 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here