Balinetizen.com, Jembrana-
Korban tenggelam di sungai Yeh Mekecir, Gusti Komang Suka Suarsana (20) dan adiknya Gusti Ketut Budiana alias Tut Adi (17) akhirnya ditemukan.
Kakak adik ini ditemukan tim gabungan Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana berselang sehari. Gusti Komang Suka Suarsana ditemukan di kedalaman sungai sekitar 7 meter pada Sabtu (2/1) sekitar pukul 10.10 Wita.
Sedangkan adiknya, Gusti Ketut Budiana (17) ditemukan mengambang di sungai disekitar lokasi kedua korban sempat mandi, Minggu (3/1) sekitar pukul 07.30 Wita.
Jro Narmi (60), ibu kedua korban, Minggu (3/1) mengatakan jenasah kedua anaknya berhasil ditemukan setelah melaksanakan upacara pecaruan, baik di rumah duka maupun di lokasi tempat kedua anaknya tenggelam.
Ia juga mengaku tidak memiliki firasat apapun akan kejadian yang menimpa kedua anaknya itu. Namun sebelum musibah terjadi, kedua anaknya itu tumben-tumbennya minta uang berbarengan, bahkan terlihat manja.
“Katanya mau jalan-jalan ke pantai. Karena tidak punya uang, saya kasi Rp.30 ribu” ujar Jro Narmi yang tergolong keluarga kurang mampu.
Dalam keseharian Jro Narmi hanya mengandalkan dari hasil mejejahitan. Ia menjadi tulang punggung keluarga pasca ditinggal pergi selama-lamanya oleh suaminya tiga tahun lalu.
Upacara pengabenan terhadap Gusti Komang Suka Suarsana dan Gusti Ketut Budiana akan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2021 akan datang.
Kedua saudara ini meninggal dunia karena tenggelam di sungai Yeh Mekecir pada Jumat (1/1) sekitar pukul 09.00 Wita. Korban saat itu mandi bersama dua rekan lainnya.
Gusti Ketut Budiana sempat menceburkan diri ke sungai lebih awal. Karena tidak kunjung muncul, kakaknya Gusti Komang Suka Suarsana kemudian menceburkan diri ke sungai bermaksud menolong adiknya.
Karena keduanya tidak muncul-muncul, rekan korban lainnya mulai curiga dan panik. Kejadian itu selanjutnya disampaikan ke warga lainnya dan Kepolisian. (Komang Tole)
Editor : Mahatma Tantra

