Pemberian Santunan Dana Punia Ke Panti Asuhan Tandai Peluncuran Minyak Belog

0
450

 

Balinetizen.com, Denpasar 

Bisnis di bidang kesehatan memang menjadi suatu hal yang menjadi perhatian bagi semua kalangan disaat pandemi covid-19 ini, apalagi jika dilakukan secara digital di era kenormalan baru dengan hasil menguntungkan secara finansial ekonomi.

Hal tersebut yang membuat PT Usadha Bhakti Buana (UBB) melakukan soft launching produk “Minyak Belog” bersama anak-anak Panti Asuhan Dharma Jati di Jalan Trengguli Denpasar, Sabtu (13/2).

Soft launching yang dihadiri puluhan anak panti dan jajaran PT UBB diawali dengan tarian anak-anak panti, dilanjutkan potong tumpeng dan penyerahan dana punia ke panti asuhan oleh Komisaris PT UBB Made Sukarma kepada Ketua Panti Asuhan Wayan Nika.

Selain launching, kegiatan yang berlangsung cukup meriah dengan tetap mengikuti prokes itu juga ditandai dengan penyerahan produk secara simbolik ke masing-masing perwakilan Minyak Belog di seluruh Bali.

Dewa Putu Anom selaku Komisaris PT Usadha Bhakti Buana mengakui permintaan masyarakat terhadap produk Minyak Belog sangat luar biasa sejak beberapa bulan terakhir ini. Apalagi di tengah pandemi saat ini karena minyak yang diracik dari 33 bahan herbal yang sudah teruji ini sangat ampuh untuk mencegah penyakit.

“Namun kita baru launching karena perlu persiapan secara matang termasuk dalam menjalin sinergi, kerja sama sesuai motto: Be Life zero to Greatness”,” tambah Dewa Anom.

Dijelaskan dalam situasi pandemi ini, Belog ingin memberi kontribusi dalam meningkatkan imunitas sekaligus pendapatan masyarakat termasuk petani yang menanam sereh wangi sebagai salah satu bahan baku Minyak Belog.

“Dengan hadirnya produk ini sebagian dari omzet akan dibagikan ke masyarakat dan untuk kegiatan sosial dengan visi filantropi,” ujar Dewa Anom seraya mengatakan perusahaan saat ini terus mengembangkan jaringan sehingga produk ini bisa sampai di masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Resmi Kantongi SHP, Penataan Jalan Karya Makmur Ditarget Tahun Ini

“Jadi penjualan bisa dilakukan dari berbagai tempat, baik di rumah bahkan dari kebun sekalipun karena didukung sistem secara digital (online). Kami berharap produk ini bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung produksi dan pemasaran Minyak Belog menurut Dewa Anom selain telah dibuka cabang di seluruh Bali juga beberapa daerah di Indonesia. Bahkan disiapkan pemasaran ke Vietnam sesuai permintaan. “Pemasaran dilakukan secara online, sehingga dengan modal HP bisa ikut di jaringan pemasaran,” tambahnya.

Sementara itu Jero Mangku Belog sebagai peracik Minyak Belog mengatakan produk kesehatan ini sudah teruji khasiatnya. Sebab bahan bakunya berasal dari tanaman rempah yang sudah diteliti para ahli.

Produk Minyak Belog sudah terdaftar di BBPOM dan harga sangat terjangkau. Untuk bahan baku sereh wangi sangat cukup karena didukung petani di Badung, Singaraja dan Tabanan. Bahkan petani di Tabanan menyiapkan lahan 50 hektar untuk penanaman sereh wangi.

“Karena ini produk herbal (tanpa zat kimia) sehingga dijamin tak ada efek sampingnya. Bahan yang digunakan sudah diteliti sebagaimana dalam jurnal yang terbukti secara ilmiah untuk membantu kesehatan bahkan mengandung efek imunitas bagi semua penyakit,” tambah dokter hewan jebolan IPB Bogor ini. (hd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here