Amatra Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Perempuan Nelayan Jembrana, Dari Rumah Perempuan Merawat Indonesia Melalui Empat Pilar Kebangsaan

0
291

Foto: Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra M.H.,M.Kn.,melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kabupaten Jembrana.

Balinetizen.com, Jembrana

Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra M.H.,M.Kn.,melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Wantilan Banjar Delod Setra Desa Medewi Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali yang dihadiri peserta dari dari kalangan istri nelayan atau perempuan-perempuan nelayan, pada Rabu 16 Februari 2022.

Dalam kesempatan tersebut, AA Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab dipanggil Amatra sebagai Anggota MPR RI menyampaikan, komitmennya untuk terus mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI kepada masyarakat, sebagai upaya untuk menyampaikan nilai-nilai dalam berbangsa dan bernegara.

“Hal ini dilakukan demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan solid dalam kebersatuan, maju dalam peradaban dan hidup dalam kebahagiaan. Kuncinya ada di rumah, ibu-ibu punya peran yang tidak hanya penting tetapi sangat penting,” kata Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini

Anggota Komisi II DPR RI ini mengatakan, peran perempuan begitu penting, sosialisasi 4 Pilar MPR RI kali ini mengambil tema yaitu  “Dari Rumah, Perempuan Merawat Indonesia Melalui Empat Pilar Kebangsaan”. Bukan berarti perempuan atau Ibu-Ibu harus di rumah saja, tapi kuncinya adalah dari rumah bukan di rumah.

“Tema tersebut mengandung makna dari rumahlah maju mundurnya sebuah daerah dan bangsa ditentukan, karena rumah tempat berkumpulnya keluarga, tempat pertama dan utama anak – anak kita mendapatkan pendidikan, ilmu, pengetahuan tentang dunia dan agama”, ujar Amatra yang juga Ketua Harian Depinas Soksi ini.

Selanjutnya Amatra mengatakan, negara memberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk mengembangkan diri dan tentu aktivitas pengembangan diri tersebut atas persetujuan keluarga dan tidak melupakan kodratnya sebagai seorang wanita, salah satu kodrat perempuan adalah dengan mendidik anak – anak.

Baca Juga :  Didukung Ribuan Seniman, Pawai Budaya Jembrana Usung Segara Kerthi

“Pengaruh dari luar begitu sistematis dan massif masuk dalam lingkungan keluarga, salah satunya melalui teknologi informasi. Bayangkan saja, anak – anak kecil sudah akrab dengan yang namanya game online, instagram, facebook, tik – tok, youtube dan lain sebagainya. Ketika ditanya apa cita – citanya? Ingin jadi youtuber, bukan tidak boleh anak – anak dekat dengan teknologi informasi selama itu positif dan berada dalam bimbingan dan pengawasan orang tua tentunya kita dukung,” ujar Amatra yang juga akrab disapa Gus Adhi ini.

Dampak negatif teknologi yang kita cegah kata Amatra, karena anak-anak belum bisa menyaring mana yang baik, mana yang tidak untuk perkembangannya. Amatra melanjutkan bahwa perempuan harus saling mengingatkan, arus tekonologi informasi tidak bisa dibendung tetapi bisa dikendalikan, dengan cara ambil yang positif, buang yang negatifnya. Semua itu bisa kendalikan hal tersebut mulai dari rumah.

“Lewat kita sebagai orang tua. Kita kenalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada anak-anak kita, karena melalui pemahaman dan implementasi empat pilar masa kini anak-anak kita terjaga dan harapan masa depan cerahnya tercipta,” kata Amatra.

Amatra menegaskan, pentingnya menjaga Empat Pilar Kebangsaan agar generasi muda nantinya mampu mewarisi bangsa dan negara yang besar ini, melihat bahwa generasi mudalah yang kelak menjadi pemimpin untuk bangsa ini.

“Generasi hebat lahir dari seorang ibu yang hebat. Sebab generasi inilah nantinya yang akan mewarisi bangsa dan negara dengan kata lain generasi yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” tutup politisi Golkar asal Kerobokan Badung ini. (ana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here