Antisipasi Kepadatan Arus Mudik di Selat Bali ASDP Siapkan 6 Kapal Besar

0
128
Balinetizen.com, Jembrana
Berbagai langkah telah dilakukan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menghadapi arus mudik Lebaran 2024. Salah satunya dengan menyiapkan enam kapal besar untuk melayani penyeberangan di Selat Bali (Ketapang-Gilimanuk).
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsudin, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan enam kapal besar untuk mengurai kepadatan arus mudik. “Sebelumnya kami mendatangkan empat kapal besar kemudian kami tambah dua kapal sehingga total ada enam armada kapal yang siap mengurai kepadatan,” jelasnya.
Pihaknya akan terus mengupayakan langkah antisipasi untuk memperlancar penyeberangan Ketapang – Gilimanuk saat arus mudik. Sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik dapat terlayani dengan baik.
“Kami sudah siap dengan 50 kapal yang ada. Kami juga mendatangkan 6 kapal bantuan berkapasitas besar yang bisa sandar di Dermaga MB IV Pelabuhan Gilimanuk. Mulai hari ini sudah beroperasi,” ungkapnya.
Pihaknya juga memaksimalkan infrastruktur di dalam area pelabuhan. Salah satunya memperlebar jalur keluar untuk mempercepat proses keluar dari pelabuhan. “Dermaga LCM sedang kami perbaiki. Kita targetkan malam ini selesai. Sehingga yang awalnya sandar 3 kapal bisa sandar 4 armada kapal,” sebutnya.
Selain itu, sambungnya, juga telah disiagakan alat berat excavator untuk melakukan pengerukan di Dermaga LCM jika nantinya kapal tidak bisa sandar akibat air laut surut.
Pihaknya juga telah menambah personil untuk penerapan aplikasi etiket terkait tiket online. Dan masyarakat yang akan mudik melalui Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang dapat membeli tiket pada aplikasi Ferizy agar memudahkan petugas dan menghindari kemacetan.
Disinggung masa berlaku tiket, Syamsudin menjelaskan, pihaknya akan menerapkan permakluman jika terjadi kemacetan yang menyebabkan antrian berjam-jam dan mengakibatkan kemungkinan tiket hangus. “Tiket tidak hangus jika terjadi antrian, itu sifatnya situasional,” tandas Syamsudin.
Masyarakat pemudik khususnya yang mengendarai sepeda motor dihimbau agar mengikuti arahan dan tidak menghidupkan mesin sepeda motor saat mengantri. (Komang Tole)
Baca Juga :  Sosok Kapolri Jenderal Idham Azis, Tegas ke Internal Untuk Sempurnakan Reformasi Kultural Polri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here