Bali Bangun LRT Bawah Tanah 2024, 7 Negara Maju Siap Biayai

0
175

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Pemerintah Bali mengumumkan rencananya untuk membangun sistem Kereta Api Ringan (LRT) bawah tanah yang inovatif.

Proyek ini menarik minat tujuh negara maju, termasuk Korea, China, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Malaysia, yang bersedia mendanainya.

Pasalnya biaya untuk membangun LRT bawah tanah ini diprediksi bisa mencapai lebih dari puluhan triliun.

Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta, menjelaskan bahwa pemerintah sedang dalam tahap penggodogan Feasibility Study (FS) Tahap B. Fase pertama proyek ini rencananya dijadwalkan dimulai pada Februari 2024, dengan Ground Breaking untuk rute Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Seminyak.

Pertumbuhan pesat penduduk dan jumlah wisatawan telah menantang mobilitas di Bali. Dengan LRT bawah tanah, diharapkan masalah kemacetan dapat diatasi, katanya di Denpasar, Jumat 6 Oktober 2023.

Saat ini, jumlah wisatawan atau penumpang datang ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencapai 6 juta/tahun khusus wisatawan asing.

Sementara, wisatawan domestik 8 juta/tahun karena itu, kata Samsi, pembangunan moda LRT Bawah Tanah sangat urgensional.

Di satu sisi, pendanaan proyek ini menjadi fokus utama. Pemerintah pusat telah berkomitmen membantu pendanaan, sementara tujuh negara, termasuk Korea, China, dan Uni Emirat Arab, terungkap berminat berinvestasi.

Meski demikian, proyek ini menghadapi tantangan evaluasi dan pertimbangan teknis, terutama terkait konstruksi bawah tanah yang kompleks.

Meski tidak membutuhkan luasan lahan kontur tanah Bali dapat dibangun LRT tersebut dengan kedalaman 30 meter.

Selain itu, kata Samsi harga konstruksi juga kemungkinan mengalami kenaikan akibat perubahan ekonomi dan dampak COVID-19.

“Hitungan awal itu yang dengan underground dari bandara sampai central praktik, central parkir – Seminyak itu tahun 2019 saja 8-10 T, sekarang harus hitung ulang kemungkinan ya naik,” tandasnya ditemui di Denpasar, Jumat 6 Oktober 2023.

Baca Juga :  APBD Badung 2025 Ditetapkan Rp 10,7 Triliun Lebih

Meskipun demikian, pemerintah Bali tetap optimis. Mereka berharap fase pertama proyek ini akan berjalan lancar dan membantu mengatasi masalah mobilitas di pulau ini.

Sebagai informasi, LRT ini nantinya dirancang untuk mengangkut sekitar 300 penumpang dan akan terkoneksi dengan stasiun bawah tanah yang terpusat di Central Parkir. (Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here