Denpasar (Metrobali.co.id)-
Gelaran belanja Bali Nusra Great Sale (BNGS) 2025 resmi berakhir pada Jumat (16/1). Program yang berlangsung sejak 12 Desember 2024 tersebut mencatatkan peningkatan kunjungan dan transaksi lebih dari 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua APPBI DPD Bali Nusra, Zenzen Guisi Halmis, mengatakan BNGS 2025 mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali, serta sejumlah sponsor. “Hari ini adalah penutupan Bali Nusra Great Sale. Kegiatan ini didukung pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali, dan para sponsor yang telah mendukung sejak awal,” ujar Zenzen.
Zenzen menerangkan total transaksi yang tercatat melalui Bank BCA selama periode kegiatan mencapai Rp202 miliar, dengan kenaikan penukaran program sebesar 100 persen. “Angka itu baru dari transaksi melalui BCA. Jika digabung dengan transaksi bank lain dan pembayaran tunai, nilainya diperkirakan bisa mencapai 400 sampai 500 M,” katanya.
Menurut Zenzen, capaian tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih tinggi. Ia menambahkan, pada hari penutupan tercatat ada peserta dengan nilai belanja hampir Rp800 juta.
BNGS 2025 diikuti oleh 18 pusat perbelanjaan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dan didukung berbagai program promosi, termasuk diskon hingga 70 persen, Grand Prize High Spender, serta Red Friday Roadshow. Sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung, panitia BNGS 2025 juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta program Top Spender. Hadiah yang diberikan antara lain unit iPhone seri terbaru, logam mulia, serta paket staycation di hotel bintang lima. Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi nilai transaksi selama periode program di seluruh pusat perbelanjaan peserta.
Puncak acara BNGS 2025 ditandai dengan closing ceremony di Living World Denpasar, yang dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, pemerintah daerah, dan pelaku industri ritel. Acara penutupan juga menampilkan pameran UMKM melalui Dekranasda Kota Denpasar, penampilan hiburan fashionshow, musik dan tari-tarian, serta penampilan dari Leeyonk Sinatra yang memukau pengunjung Living World Denpasar dengan membawakan lagu-lagu khas band mereka.
Managing Director of Property Business Kawan Lama Group, Alim Gunadi Sukanto menyampaikan bahwa Living World Denpasar menaungi sekitar 400 UMKM. “Melalui Bali Great Sale, kami berharap UMKM Bali dapat bersaing di pasar ritel modern. Program ini positif dan diharapkan dapat berkelanjutan,” ujar Alim.
Ketua DPP APPBI, Alphonzus Widjaja, mengatakan BNGS merupakan bagian dari program nasional Indonesia Great Sale yang diinisiasi Kemenko Perekonomian bersama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pariwisata. “Triwulan keempat menjadi momentum penting bagi industri ritel untuk menutup tahun dengan capaian maksimal,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menilai BNGS memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. “Jika Great Sale berhasil, itu menjadi indikator ekonomi dan UMKM Bali tumbuh dan bergerak,” terangnya. Dengan capaian tersebut, Bali Nusra Great Sale direncanakan akan terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan untuk mendorong pertumbuhan sektor ritel, pariwisata, dan UMKM di Bali dan Nusa Tenggara.
Radha-MB

