Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan

0
139

 

Balinetizen.com, Buleleng

Dalam memperingati Hari Pramuka setiap tahunnya yang dirangkaikan dengan Bulan Bakti Pramuka, program membangun rumah layak huni menjadi agenda rutin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng.

Berangkat dari hal tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli kembali meluncurkan program Bumbung Kemanusiaan, pada Jumat, 24 Juli 2026 di Hall SMKN Bali Mandara yang dirangkaikan dengan pembukaan Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng.

Peluncuran program Bumbung Kemanusiaan dilakukan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan Putu Ariadi Pribadi, SSTP., M.A.P., Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Data dan Digital Ketut Suwarmawan, SSTP., MM., Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., dan Wakil Ketia Bidang PengabdianMasyarakat, Bela Negara dan Lingkungan Hidup I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.Si.

“Hari ini kita resmi meluncurkan program bumbung kemanusiaan. Dan kalau tidak ada aral melintang, pada tanggal 28 Juli 2026 ini kita akan meletakkan batu pertama. Mudah-mudahan satu bulan selesai/30 hari. Saat ini sedang membuka bumbung kemanusiaan untuk bisa menampung sumbangsih dari seluruh anggota pramuka dan sekaligus nanti juga akan mintakan donasi dari tokoh-tokoh masyarakat Buleleng, khususnya para pengusaha yang ada di Buleleng,” ucap Kakwarcab Gede Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini.

Iapun mengatakan pada Bulan Bakti Pramuka Tahun 2026 ini, Kwarcab Buleleng telah menyiapkan untuk membangun dua unit rumah layak huni yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsospppa) Kabupaten Buleleng.

“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah, sekarang biayanya meningkat karena bahan-bahan yang digunakan juga naik harganya. Dua rumah yang kita lakukan bedah rumah sudah di desain gambarnya oleh Dinas Sosial, ada di Desa Patemon Kecamatan Seririt dan Desa Banyusri di Kecamatan Banjar,” bebernya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Bali Ingatkan bahwa Paham Radikalisme Bisa Disebar Melalui Offline Maupun Online

Gede Suyasa juga menegaskan, aksi kepedulian yang dilakukan Pramuka Buleleng tidak saja pada peringatan Hari Pramuka, namun dilakukan saat masyarakat membutuhkan uluran bantuan secara fisik maupun materi, seperti halnya saat musibah banjir bandang di Desa Banjar banyak bantuan masyarakat masuk pada Bumbung Kemanusiaan yang dibuka Kwarcab Buleleng.

“Waktu banjir bandang di Desa Banjar, kami buka bumbu kemanusiaan dan lumayan bisa sangat kencang teman-teman sekolah membantu melalui anggota di Gugus Depan memberikan sumbangsih. Bahkan kita sampai di angka 100 juta lebih ya,” ujar Gede Suyasa seraya mengingatkan bantuan yang diberikan mampu di pertanggungjawabkan secara transparan.

Sementara, berkaitan dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 40 peserta dengan pemberian materi dari Basarnas, PMI, BPBD, DLH dan Pusdiklat Kwarcab Buleleng. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here