Berantas Pungutan Liar di Pelabuhan, Kemenko Marves Sediakan Form Pengaduan Kasus

0
298
 Balinetizen.com, Jakarta-
Menindaklanjuti arahan dari Presiden Republik Indonesia untuk  memberantas praktik pungutan liar, khususnya yang terjadi di pelabuhan-pelabuhan di
Indonesia yang pengawasannya menjadi domain kewenangan dari Kemenko Marves, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi memberikan arahan untuk memasang formulir pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk melaporkan kasus pungutan liar yang terjadi di segala jenis pelabuhan di Indonesia.
“Sesuai arahan Presiden RI, kami dari Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi akan mengawal pengaduan masyarakat terkait pungutan liar yang terjadi di semua jenis pelabuhan di Indonesia,” sebut Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Basilio Dias Araujo pada Hari Sabtu (31-07-2021).
Diapun menerangkan bahwa formulir pengaduan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai terjadinya praktik pungutan liar di pelabuhan dari masyarakat secara langsung, agar dapat ditindaklanjuti oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi. Selanjutnya, dia akan  mengoordinasikannya dengan para pemangku kepentingan terkait, seperti Polri, Kejaksaan, Satgas Saber Pungli, dan Otoritas Pelabuhan.
“Diharapkan, dengan adanya form pengaduan ini dapat mempercepat terselesaikannya kasus-kasus pungutan liar yang terjadi di lapangan. Kita targetkan dalam waktu sekitar seminggu setelah laporan masuk, kasus sudah dapat ditindaklanjuti oleh tim” tegas Deputi Basilio.
Bagi masyarakat yang menemukan praktik pungutan liar di pelabuhan, dapat melaporkan melalui link yang tertera sebagai berikut: https://bit.ly/pengaduanpunglipelabuhan.
Pada formulir tersebut, masyarakat dapat menuliskan kronologi terjadinya pungutan liar serta melampirkan foto ataupun video bila tersedia.
Sumber :
Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Baca Juga :  250 Personil Polisi Amankan Konser Westlife di Borobudur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here