Balinetizen.com, Jembrana
Warga Gilimanuk yang tergabung dalam Kelompok Wisata Teluk Gilimanuk harus berpacu dengan waktu saat melaksanakan upacara bendera memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).
Pasalnya, pelaksanaan upacara bendera tidak dilakukan di lapangan pada umumnya, melainkan disebuah pulau kecil bernama Pulau Pasir sekitar 2 kilometer dari bibir Pantai Teluk Gilimanuk di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali.
Pulau Pasir memiliki ukuran kurang lebih 10X10 meter berada di tengah laut Teluk Gilimanuk dan hanya muncul beberapa jam disaat air laut surut. Pulau ini akan kembali tenggelam (menjadi lautan) ketika air laut pasang.
“Pulau Pasir ini munculnya tidak lama, mungkin 2 sampai 3 jam saja ketika air laut surut,” ujar Soni Budi Kusuma dari Kelompok Wisata Teluk Gilimanuk, Minggu (17/8/2025).
Kegiatan tersebut menurutnya sekaligus untuk mempromosikan Teluk Gilimanuk sebagai salah satu tujuan wisata di wilayah Kelurahan Gilimanuk. Apalagi lokasinya sangat berdekatan dengan Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk ke Bali.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Toni Wirahadikusuma mengatakan bahwa Pulau Pasir di Teluk Gilimanuk menjadi andalan tujuan wisata di wilayah Gilimanuk karena memiliki daya tarik sendiri.
Wisatawan yang datang menurutnya, kerap menjadikan lokasi Pulau Pasir sebagai tempat ber-swafoto atau selfie maupun mancing.
“Luasnya kurang lebih satu are. Pulau ini muncul saat air laut surut. Tidak lama, mungkin sekitar 3 sampai 4 jam,” jelasnya.
Untuk bisa ke Pulau Pasir, wisatawan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja dengan menggunakan sampan atau perahu yang dikelola warga yang tergabung dalam Kelompok Wisata Teluk Gilimanuk. (Komang Tole)

