BP3MI Bali Siapkan Lulusan SMK Tembus Pasar Kerja Dunia

0
22

 

Balinetizen.com, Buleleng

Peluang bekerja di luar negeri kini semakin terbuka bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Namun, kesiapan kompetensi dan pemahaman mengenai prosedur penempatan yang aman menjadi syarat utama, agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Komitmen tersebut menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Penyebarluasan Informasi Program SMK Go Global yang diselenggarakan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (8/7).

Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Tenaga Kerja, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Balai Latihan Kerja, serta berbagai mitra vokasi di Provinsi Bali sebagai upaya menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program.

Kepala BP3MI Bali, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah untuk mempersiapkan lulusan SMK maupun masyarakat umum agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri global.

“Program ini bukan sekadar membuka peluang bekerja di luar negeri, tetapi memastikan setiap calon pekerja migran memiliki kompetensi, kemampuan bahasa asing, memahami budaya kerja, serta mengetahui prosedur migrasi yang aman sehingga dapat bekerja secara profesional dan terlindungi,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, keberhasilan Program SMK Go Global tidak dapat dicapai oleh BP3MI sendiri. Dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, lembaga pelatihan, hingga media informasi menjadi faktor penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai peluang kerja ke luar negeri.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi ini. Semakin luas masyarakat mengetahui program ini, semakin besar kesempatan generasi muda Indonesia, khususnya Bali, meningkatkan daya saing dan memperoleh pekerjaan yang layak melalui jalur yang resmi dan prosedural,” katanya.

Program SMK Go Global dirancang untuk meningkatkan kesiapan lulusan SMK dan masyarakat umum melalui penguatan kompetensi, sertifikasi, keterampilan bahasa asing, pemahaman budaya kerja internasional, serta edukasi mengenai tata cara penempatan pekerja migran Indonesia yang aman. Program ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia.

Baca Juga :  Badung Targetkan Mei Mulai PTM di Kecamatan Petang

Melalui rapat koordinasi tersebut, BP3MI Bali juga mengajak seluruh instansi dan mitra untuk memanfaatkan berbagai kanal komunikasi guna memperluas jangkauan informasi Program SMK Go Global sehingga semakin banyak calon peserta yang dapat mengakses kesempatan meningkatkan kompetensi dan meraih karier di pasar kerja internasional secara aman, legal, dan profesional. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here