Balinetizen.com, Denpasar
BRI, Pegadaian dan PNM, gelar Festival Pasar Senyum Rakyat di Lapangan Timur Bajra Sandhi Renon Denpasar dengan suguhan berbagai acara menarik seperti pembagian doorprize, talkshow, lomba, dan hiburan, pada Sabtu pagi hingga sore hari (23/7).
Acara pembukaan diawali dengan tampilnya gamelan Belaganjur yang menambah semaraknya suasana yang dipenuhi oleh deretan UMKM dalam memamerkan produknya serta para pengunjung serta tamu undangan yang tampak memenuhi tempat yang telah disediakan.
Aksi para penabuh gamelan Baleganjur ini pun menyempatkan diri berada di depan panggung unjuk gigi mengibur para tamu undangan, yang mendapat tepukan meriah.
Tampak hadir dalam festival yang diselenggarakan BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM) ini Wakil Walikota Denpasar Agus Arya Wibawa. Pada acara pembukaan festival ini ditandai dengan pemukulan kendang oleh para penyelenggara festival Pasar Senyum Rakyat.
Direktur jaringan operasi dan penjualan PT Pegadaian Eka Febriansyah menyampaikan festival melibatkan 50 UMKM yang ada di Bali. UMKM ini merupakan binaan Pegadaian, PNM, BRl dan Diskop Denpasar. “ Kita ingin memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat luas. Khususnya UMKM yang ada. Dengan demikian kita mengharap UMKM naik kelas dengan fasilitas yang diberikan.
Ditambahkan sinergi antara Pegadaian BRI dan PNM diharapkan mampu melayani masyarakat. Pegadaian saat ini memiliki sangat banyak produk dalam melayani masyarakat juga dengan BRI dan PNM.
“Semoga kehadiran intensitas ini memberi manfaat besar bagi masyarakat. Harapan kita semua ini mudah-mudahan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, “ harapnya.
Wali Kota Denpasar IGN Jayanegara melalui wakil Wali Kota, Kota Denpasar Arya Wibawa menyampaikan dukungan kepada kelompok yang berpenghasilan paling rendah adalah hal yang utama.” UMKM dan rumah tangga sangat terdampak ekonomi dengan adanya pandemi,” jelasnya.
Menurutnya sinergi Pegadaian , BRI dan PNM ini memberikan harapan bagi UMKM untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi dan berterima kasih.” Semoga memberi manfaat bagi UMKM.Yang paling bisa bertahan di masa pandemi adalah UMKM khususnya kuliner. Untuk itu UMKM menjadi prioritas perhatian kami di Kota Denpasar, “ urainya.
Dikatakan lagi oleh Arya Wibawa yang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas acara yang sangat mendukung program pemerintah kota Denpasar dalam meningkatkan perekonomian UMKM. (RED-BN)

