Brigjen Pol. Putu Putera Sadana Resmi Pimpin BNN Bali, Jenderal Humanis Asal Mengwi Siap Perangi Narkoba

0
207

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali resmi memiliki pimpinan baru. Bertepatan dengan Hari Raya Galungan, Rabu (17/6/2026), Brigadir Jenderal Polisi Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M. dilantik sebagai Kepala BNN Provinsi Bali oleh Kepala BNN Republik Indonesia.

Jenderal polisi asal Mengwi, Kabupaten Badung tersebut menggantikan Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala BNN Provinsi Banten.

Penunjukan Brigjen Pol. Putu Putera Sadana menjadi Kepala BNN Bali mendapat perhatian luas, mengingat sosoknya dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang dekat dengan masyarakat dan memiliki gaya kepemimpinan humanis.

Brigjen Pol. Putu Putera Sadana dikenal luas dengan julukan “Jenderal Humanis”. Julukan tersebut melekat karena berbagai kegiatan yang dilakukannya sering kali bersentuhan langsung dengan masyarakat, komunitas anak muda, serta pendekatan-pendekatan kreatif yang dinilai anti-mainstream dalam menjalankan tugas.
Lahir di Jakarta dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995, Putu Putera Sadana memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri, khususnya di Bali.

Karier awalnya dimulai di lingkungan Polda Bali dengan bertugas di Sat Samapta Polres Buleleng. Selanjutnya, ia mengemban sejumlah jabatan penting seperti personel Polsek Ubud, Kasatreskrim Polres Bangli, hingga Kapolsek Kuta Polrestabes Denpasar.

Karier Putu Putera Sadana terus berkembang ketika dipercaya menjabat Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Setelah itu, ia kembali ke Pulau Dewata dan dipercaya menjadi Kapolres Tabanan pada tahun 2015.

Usai memimpin Polres Tabanan, ia kembali bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebagai Wakapolrestro Bekasi.
Tak hanya berkiprah di dalam negeri, Brigjen Putu Putera Sadana juga memiliki pengalaman internasional yang cukup mentereng. Ia pernah mengikuti berbagai penugasan dan pelatihan di luar negeri, antara lain Kontingen Garuda XXIV, Hostage Negotiation di New Mexico, Amerika Serikat, serta Counter Child Sex Abuse di Tokyo, Jepang.

Baca Juga :  Meski Sakit, Daging Babi Masih Aman Dikomsumsi

Selain itu, ia juga menyelesaikan pendidikan profesional di FBINA Quantico, Amerika Serikat, Session 233 Tahun 2008, serta pendidikan di Vicenza, Italia pada tahun 2007.

Pengalaman dan kompetensinya mengantarkan Putu Putera Sadana menduduki sejumlah posisi strategis di tubuh Polri. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, Kabidkum Polda Metro Jaya, hingga Perwira Tinggi Baharkam Polri yang ditugaskan di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Pada tahun 2025, ia mendapat kepercayaan untuk mengemban jabatan sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI. Kini, kariernya memasuki babak baru setelah dipercaya memimpin BNN Provinsi Bali.

Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali memiliki tantangan tersendiri dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Karena itu, Putu Putera Sadana menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat Bali dari ancaman narkoba.

“Suatu kebanggaan bagi saya untuk kembali ke Pulau Dewata dan dapat menjadi bagian dalam melindungi dan melayani masyarakat Bali dari ancaman bahaya narkotika. Mohon dukungannya. Semoga ke depan dengan semangat War on Drugs for Humanity, kita bersama bisa mewujudkan Bali yang aman, maju, dan bersinar (bersih narkoba),” ujar Brigjen Pol. Putu Putera Sadana.

Dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, jaringan yang luas, serta pendekatan humanis yang menjadi ciri khasnya, kehadiran Brigjen Pol. Putu Putera Sadana diharapkan mampu memperkuat upaya pemberantasan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga Bali tetap bersih dari peredaran gelap narkoba.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here