BTN Dorong Transformasi Jadi Bank Transaksional, Bali Jadi Pasar Potensial

0
232

Balinetizen.com, Denpasar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi penghimpunan dana murah atau cost of fund di Provinsi Bali melalui penguatan layanan digital, pengembangan ekosistem transaksi, serta perluasan produk consumer banking yang terintegrasi dengan pembiayaan perumahan.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan Bali merupakan salah satu wilayah dengan potensi ekonomi yang kuat dan menjadi pasar penting bagi pertumbuhan bisnis perbankan, khususnya dalam sektor pembiayaan perumahan dan penghimpunan dana masyarakat.

“Dengan karakter ekonomi Bali yang didukung sektor pariwisata dan investasi properti, kami melihat peluang pertumbuhan yang cukup besar. Karena itu BTN terus memperkuat layanan serta memperluas akses perbankan agar dapat menangkap potensi tersebut sekaligus meningkatkan penghimpunan dana murah,” ujar Rully dalam diskusi bersama media di Denpasar, Minggu (15/3).

Transformasi BTN Jadi Bank Transaksional
Rully menjelaskan, strategi utama BTN dalam memperkuat dana murah dilakukan dengan mentransformasikan BTN menjadi bank transaksional, bukan hanya bank yang dikenal melalui produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Menurutnya, setelah nasabah memiliki rumah melalui BTN, kebutuhan finansial mereka tidak berhenti pada pembiayaan perumahan saja.

“BTN ke depan ingin menjadi bank transaksional, bukan sekadar bank tempat orang mengambil KPR. Setelah nasabah memiliki rumah melalui BTN, tentu mereka masih memiliki berbagai kebutuhan finansial lainnya, dan kami ingin kebutuhan transaksi itu tetap dilakukan di BTN,” jelasnya.

Transformasi tersebut juga diwujudkan melalui penguatan aplikasi Bale by BTN yang dikembangkan sebagai superapps untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi nasabah.

Saat ini Bale by BTN telah memiliki sekitar 4 juta pengguna dalam waktu dua tahun sejak diluncurkan.

Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi kebutuhan sehari-hari seperti pembayaran listrik, PDAM, pembelian tiket, hingga berbagai layanan pembayaran lainnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Hadiri Perayaan Imlek Nasional Tahun 2021

BTN juga terus memperluas kerja sama dengan merchant serta mengoptimalkan fitur Bale Community yang mempermudah transaksi berbasis komunitas, termasuk pembayaran iuran lingkungan perumahan.
Selain itu, BTN juga memperluas layanan kepada berbagai segmen nasabah, mulai dari segmen ritel, prioritas hingga BTN Private, dengan menghadirkan berbagai produk investasi dan layanan pengelolaan dana.

“Melalui pendekatan ini, BTN ingin mendorong nasabah menjadikan BTN sebagai bank utama dalam transaksi keuangan mereka, bukan hanya untuk pembiayaan rumah,” kata Rully.

Ke depan, BTN juga akan memperluas ekosistem consumer banking melalui berbagai produk baru yang terintegrasi dengan layanan digital, seperti layanan paylater serta pembiayaan kendaraan bermotor.

Selain itu, BTN juga menghadirkan konsep BTN Digital Store, yakni model layanan perbankan modern yang menggabungkan teknologi digital dengan interaksi layanan yang lebih efisien.

“BTN Digital Store menghadirkan pengalaman layanan yang lebih cepat dan praktis bagi nasabah. Proses pembukaan rekening yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit kini dapat dipersingkat menjadi sekitar lima menit,” jelas Rully.

Konsep Digital Store juga mengedepankan transaksi paperless melalui penggunaan formulir digital serta model layanan super staff yang mampu melayani berbagai kebutuhan nasabah dalam satu titik layanan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan, mengatakan transformasi layanan BTN mencerminkan perubahan peran bank yang semakin berorientasi pada kebutuhan transaksi nasabah.

Menurutnya, BTN kini tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, baik untuk nasabah individu, UMKM, maupun korporasi.

“BTN ingin hadir sebagai bank consumer yang melayani kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sandang, pangan hingga papan. Karena itu kami terus memperluas layanan agar BTN dapat menjadi mitra transaksi keuangan masyarakat dalam berbagai kebutuhan,” ujar Bagus.

Baca Juga :  Diduga Selingkuh, Dua Oknum ASN Dewan Buleleng Dipecat, Kuasa Hukum Upaya 'PTUN'

Dengan strategi tersebut, BTN optimistis dapat memperkuat penghimpunan dana murah sekaligus memperluas basis nasabah di wilayah Bali.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here