Budayakan Siaga Bencana, BPBD Buleleng Lakukan Simulasi IOWAVE Di Pengastulan

0
339

 

Balinetizen.com, Buleleng

Guna memperkuat budaya siaga bencana dan meningkatkan keterampilan kapasitas ketika bencana gempa bumi dan tsunami, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng menggelar latihan simulasi siaga bencana gempa bumi dan tsunami di Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng pada Kamis, (25/9/2025).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi menyampaikan kegiatan tanggap bencana, merupakan serangkaian memperingati Hari Tsunami. Dimana secara internasional digelar kegiatan Indian Ocean Wave Exercise (IOWAVE) Tahun 2025. Dan dipilihnya Desa Pengastulan dalam kegiatan ini, karena daerahnya berpotensi gempa bumi dan tsunami berdasarkan kajian resiko bencana.

“Berdasarkan kajian resiko bencana yang kami lakukan, ya Desa Pengastulan memiliki potensi gempa bumi dan tsunami, terlebih lagi pernah tragedi gempa bumi besar pada tahun 1976. Jadi kami secara berkelanjutan melakukan simulasi siaga bencana disini,” ujar Kalak Ariadi.

Menurut dia, kegiatan simulasi rutin dan berkelanjutan dilakukan di Pengastulan, karena sudah terbentuk relawan Tsunami Ready pada Tahun 2024 dan diakui oleh UNESCO.

“Kami berharap melalui latihan secara berkelanjutan, dapat menurunkan resiko bencana seperti halnya meminimalisir korban jiwa. Kami harapkan juga masyarakat semakin paham langkah apa yang dilakukan bilamana terjadi gempa bumi yang beresiko tsunami,” pungkasnya. GS

Baca Juga :  Desa Adat Penatih Puri di Evaluasi Tim Sabha Upadesa 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here