Balinetizen.com, Buleleng
Setelah sukses menggelar kejuaraan dunia Vovinam ke-8 di Buleleng. Kini Buleleng kembali akan melaksanakan even bergengsi kejuaraan dunia olahraga Bulutangkis pada akhir Tahun 2025.
“Kami sangat apresiasi atas inisiasi dari insan Bulutangkis Buleleng, terutama para pengurus PBSI Buleleng yang dinakhodai Anak Agung Ketut Widia Putra. Hal ini akan berdampak positif bagi Buleleng sebagai tuan rumah,” ujar Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra usai menerima audiensi dari Panitia Kejuaraan Bulutangkis Bupati Buleleng Cup Tahun 2025 di ruang kerjanya, pada Selasa,(11/11/2025).
Menurut Sutjidra, semakin banyak even-even skala nasional dan internasional di Buleleng, maka makin positif citra Buleleng di mata dunia.
“Kita bercermin dari kejuaraan dunia Vovinam beberapa waktu lalu. Dampaknya besar, ekonomi berputar, tingkat hunian hotel meningkat, kunjungan wisata meningkat tentu sport tourism kita pasti dilirik oleh dunia,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBSI Buleleng Anak Agung Ketut Widya Putra menyampaikan Buleleng siap menggelar kejuaraan dunia Bulutangkis bertajuk ‘Bupati Buleleng Cup International Badminton Open Tournament 2025’ yang rencananya akan digelar 26-30 Desember 2025 mendatang. Selain bersifat sportainment, kejuaraan ini juga merujuk tema sport tourism mengingat Buleleng juga dikenal dengan wisata alam, budaya dan adat istiadat yang nantinya dapat dikunjungi oleh peserta kejuaraan.
“Kami kesini bersama panitia mohon doa restu dan dukungan penuh dari pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Buleleng beserta jajarannya. Diawal kami sudah beraudiensi juga dengan bapak Wakil Bupati Buleleng agar kejuaraan ini berlangsung dengan sukses dan lancar. Tentunya sinergi dan kolaborasi seluruh stake holder sangat berarti,” pungkasnya.
Untuk diketahui Bupati Buleleng Cup Badminton Internasional Open Tournament 2025 ini, akan memperebutkan total hadiah kurang lebih Rp. 250 juta, dengan berbagai kategori kompetisi dengan melibatkan beberapa negara dan ratusan atlet yang digelar di GOR PBSI Bhuana Patra dan Gor Undiksha Singaraja. GS.

