Bupati Artha Salurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial Warga Terdampak Kecamatan Jembrana

0
350
Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana bersama jajarannya kembali membagikan bantuan sembako jaring pengaman sosial (JPS) tahap II kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

Jika sebelumnya secara berturut – turut, Gugus Tugas telah menyerahkan bantuan JPS tahap II di kecamatan Pekutatan dan kecamatan Mendoyo. Kini bantuan diserahkan kepada warga terdampak di Kecamatan Jembrana, Kamis (11/6).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha kepada Camat Jembrana I Made Leo Agus Jaya, di Halaman Kantor Camat Jembrana.

Sebanyak 1182 KPM (keluarga penerima manfaat) disalurkan untuk kecamatan Jembrana. Setelah penyerahan simbolis, Bupati Artha langsung turun untuk menyerahkan bantuan ke sejumlah warga penerima.

Kadis Sosial Jembrana Made Dwipayana, mengatakan bantuan sembako yang diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Jembrana merupakan bagian dari bantuan JPS tahap II yang dialokasikan untuk 5.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kabupaten Jembrana.

Pada tahap I juga dibagikan bantuan serupa kepada 7.180 KPM. Jika ditotal tahap I dan II, ada 12.180 KPM yang menerima bantuan JPS Pemkab Jembrana. Masing-masing KPM menerima bantuan dalam bentuk paket sembako senilai Rp 200 ribu per bulan selama 3 bulan.

“Hari ini, di kecamatan Jembrana pada JPS tahap II ini diserahkan bantuan sembako kepada 1.182 KMP yang tersebar di 10 desa/kelurahan se-kecamatan Jembrana,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha saat pengarahannya mengatakan bantuan yang diberikan tersebut merupakan jaring pengaman social (JPS) merupakan bentuk perhatian serta kepedulian pemerintah terhadap dampak pandemi covid-19. Ia menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mawas diri.

“Meski Jembrana saat ini menjadi kabupaten terbaik di Bali dalam penanganan covid-19 dengan angka kasus positif terendah, tidak menjadikan kita lengah. Pemerintah terus berupaya sebaik mungkin dalam penanganan covid-19 di Jembrana. Tetap ikuti himbauan pemerintah serta protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu,”tegas Artha.

Baca Juga :  Didatangi Warga Gilimanuk, Bupati Tamba Akui "Berjanji", Rekomendasi Pansus Dewan Menolak

Terkait akan diberlakukannya tatanan normal baru (new normal), masyarakat diberikan kelonggaran dalam melakukan aktifitas dari sebelumnya. Pihaknya menyoroti pasar desa yang saat ini banyak kedatangan pedagang dari luar Jembrana.

“Saya minta kepada aparat desa untuk lebih mengawasi dan mengontrol masuknya pedagang dari luar Jembrana yang berdagang kesini. Minimal dengan melampirkan suket rapid. Kepada masyarakat saya juga menghimbau untuk senantiasa waspada meski akan diterapkannya new normal dengan menerapkan protokol kesehatan,”pungkasnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Jembrana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here