Balinetizen.com, Buleleng
Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG didampingi Ketua T.I.T.D Seng Hong Bio & Ling Gwan Kiong, Singaraja Wirasanjaya (Congsan) meresmikan dan pemakaian kembali setelah direnovasi tempat ibadat Tridharma Ling Gwan Kiong di Pelabuhan Laut Buleleng pada Jumat (8/8/2025).
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Kapolres Buleleng, Dandim 1609/Buleleng, Anggota DPRD Provinsi Bali Kusuma Putra, FKUB Buleleng serta undangan lainnya.
Dikonfirmasi usai acara peresmian, Bupati Sutjidra mengatakan sangat mengapresiasi warga umat Tridharma Ling Gwan Kiong yang telah melaksanakan renovasi tempat ibadat Ling Gwan Kiong seiring dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menata Kota Singaraja termasuk Pelabuhan Buleleng.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus T.I.T.D Seng Hong Bio & Ling Gwan Kiong, Singaraja yang telah melakukan renovasi. Mengingat tempat ibadat ini merupakan salah satu heritage tujuan wisata di Pelabuhan Buleleng,” jelasnya.
“Kami saat ini dalam upaya melakukan penataan Kota Singaraja termasuk nantinya Pelabuhan Buleleng,” terangnya.
Iapun mengakui akibat kurangnya penataan Pelabuhan Buleleng secara maksimal, berujung kurangnya minat para pengunjung ke Pelabuhan Buleleng.
“Kami sudah merencanakan penataan Pelabuhan Buleleng pada bulan februari 2026 mendatang, diantaranya penataan dermaga, bangunan kantor serta tamanisasi dikawasan pelabuhan. Jadi pastinya pada Februari 2026 akan dilaksanakan penataannya dengan anggaran Rp 25 milyar,” tegas Sutjidra.
Iapun mengungkapkan bahwa Pelabuhan Buleleng ini, merupakan pelabuhan alam terbaik kedua di Indonesia selain Pelabuhan Sabang.
“Di Tahun 2026 wisatawan dari Taipei akan datang berkunjung ke Buleleng setelah dari Banyuwangi. Diperkirakan 1500 orang wisatawan dari Negara Taiwan (Taipei) ke Buleleng dalam kurun waktu satu tahun di Tahun 2026,” tandas Bupati Sutjidra. GS

