Bupati Suwirta Hadiri Persiapan Ngaben Masal di Desa Tangkedan dan Desa Gembalan

0
457

Bupati klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri persiapan upacara ngaben masal warga Desa Adat Tangkedan, dan Desa Adat Gembalan, Desa Selat, Kecamatan Klungkung selasa, (3/9)

Balinetizen.com,  Klungkung

Bupati klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri persiapan upacara ngaben masal warga Desa Adat Tangkedan, dan Desa Adat Gembalan, Desa Selat, Kecamatan Klungkung selasa, (3/9). Kehadiran Bupati Suwirta yang didampingi Ny. Ayu Suwirta dan Camat Klungkung Komang Wisnuadi ini disambut prajuru adat dan dinas serta  puluhan warga yang tengah mempersiapkan sarana upacara manusa yadnya dirumah kediaman Wayan Ngenteg. Sebelumnya dihari yang sama, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta juga turut hadir dan melaksanakan tradisi megibung/makan bersama warga di halaman rumah Wayan Ngenteg.

Ketua Panitia upacara, Ketut Wenten mengatakan desanya melaksanakan upacara ngaben massa setiap 10 tahun sekali. Untuk kali ini, diikuti oleh 15 sawa dimana masing masing sawa dikenakan iuran sebesar Rp 20 juta. Selain ngaben massa, dilaksanakan pula upacara Ngelungah yang diikuti oleh 45 peserta dengan iuran masing masing peserta Rp 300 ribu, upacara Petik Rambut yang diikuti sebanyak 8 orang peserta dengan iuran Rp 250 ribu, serta upacara Potong Gigi yang diikuti 36 peserta dan dikenai biaya Rp 350 ribu. Puncak upacara pengabenan akan dilaksanakan pada hari Rabu (4/9/2019).

Dalam kesempatannya Bupati Suwirta menyampaikan apresiasinya karena upacara ngaben massa tetap dilestarikan. Menurutnya dengan dilaksanakan upacara secara massa, akan dapat meringankan biaya dan beban pekerjaan, karena dilakukan secara bergotong royong.

Menurut Bupati Suwirta , Ngaben sebagai salah satu upacara Pitra Yadnya dan rangkaiannya bagi arwah leluhur merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali sebagai bentuk bakti, penghormatan dan membayar hutang sebagai anak yang telah dibesarkan oleh para leluhur sesuai ajaran Tri Rna. Dengan upacara ngaben secara masal, maka akan terjadi interaksi warga yang  akan semakin meningkatkan rasa kekeluargaan, gotong royong serta mempererat persatuan warga.HUMASKLK/Jim

Baca Juga :  Proyek Bina Cipta Belum Sesuai Target, Komisi II DPRD Gianyar Pinta PUPR Tegas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here