Cipayung Plus Minta Presiden Evaluasi Aparat Yang Dinilai Gagal Cegah Peristiwa Bom Katedral Makassar

0
334
Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Kelompok Cipayung Plus

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Kelompok Cipayung Plus melakukan unjuk rasa menunjukkan simpati dan keprihatinannya serta mengutuk keras aksi bom bunuh diri Gereja Katedral, Makasar beberapa waktu lalu dan berharap peristiwa tersebut tak terulang lagi di wilayah NKRI.

“Kami minta kepada aparat TNI/Polri kita percayakan agar mengusut tuntas kelompok-kelompok radikal yang mencederai rasa kemanusiaan,” kata Arya Gangga, Koordinator Aksi dari Komunitas Cipayung Plus, Rabu (31/3/2021).

Tak hanya itu, dalam aksi dan doa bersama tersebut juga meminta presiden RI, Joko Widodo untuk segera mengevaluasi kinerja aparat terkait dalam menangani terorisme diantaranta TNI- Polri, Badan Intelijen Nasional (BIN) dan Bada Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang dinilai gagal mencegah peristiwa tersebut.

Aksi tersebut dihadiri organisasi mahasiswa dari PD Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bali, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) adalah salah satu organisasi kemahasiswaan di Indonesia (KAMMI) Bali, DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Balk, SULUH Perempuan Bali, (Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Denpasar, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Denpasar, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Denpasar, PC Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Denpasar dan Badung, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Denpasar, NARMADA Bali, BEM Universitas Ngurah Rai, HMJ HUKUM Universitas Hindu Negeri IGBS Denpasar. (hd)

 

Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :  Seekor Anjing Terekam CCTV Bertengger Dipuncak Kawah Gunung Agung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here