Desa Adat Buleleng Gelontorkan Bantuan Dampak Covid-19 Ke 14 Banjar Adat Di 10 Kelurahan

0
1059

Balinetizen.com, Buleleng

Desa adat Buleleng, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali merupakan desa adat yang memiliki wewidangan terbesar dan terbanyak memiliki Banjar Adat di Provinsi Bali. Bagaimana tidak, pasalnya desa adat Buleleng memiliki wewidangan di 10 kelurahan dan 14 Banjar Adat, diantaranya Banjar Adat Liligundi, Bale Agung, Paketan, Delod Peken, Penataran, Peguyangan, Petak, Banjar Tengah, Banjar Jawa, Banjar Bali, Kampung Baru, Kampung Anyar, Kaliuntu, dan Banjar Adat Banjar Tegal.
“Mengantisipasi mewabahnya Covid-19, kami prajuru Desa Adat Buleleng bersama Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Adat Buleleng melakukan edukasi tentang pencegahan Covid ke masing-masing Banjar Adat dan kepasar yang ada di wewidangan Desa Adat Buleleng, seperti Pasar Beleleng, Pasar Anyar, dan Pasar Kebon Sari. Setelah melakukan sosialisasi ke pasar-pasar, dilanjutkan ke jalan serta kerumah-rumah dan toko untuk memastikan para krama sudah mengikuti intruksi pemerintah dalam hal menggunakan masker, tidak kumpul, sering cuci tangan, diam dirumah aja serta sosialisasi agar para krama berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai dengan awig-awig Desa Adat Buleleng No. 1/2013, Pasal 52.” demikian penjelasan Kelian Desa Adat Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna,MM, kemarin siang di secretariat Desa Adat Buleleng, Singaraja.
Sebelum melakukan edukasi maupun sosialisasi Covid-19, menurut Sutrisna pihaknya terlebih dahulu melakukan persembahyangan di Kahyangan Tiga dan soang-soang dadia di 14 Banjar Adat wewidangan Desa Adat Buleleng dengan nyejer daksina dan mengganti daksina setiap Purnama maupun Tilem.”Disamping itupula adanya pawisik dari Pura Sapu Jagat yang ada diwewidangan Banjar Adat Paketan ditunas dan dipunut untuk seluruh karma adat. Serta melakukan penyiratan tirta keseluruh wewidangan Desa Adat Buleleng. Selanjutnya kembali ada pawisik pada 7 Mei 2020 dari Wakil Bupati Karangasem yangmana harus menyatukan keris pusaka di tiga puri, diantaranya Puri Buleleng, Puri Blahbatuh dan Puri Sidemen.” ujarnya.”Dari ketiga pusaka tersebut, angsuhannya dilakukan ngingkup di Pura Bhur Bhwah Swah. Hasil ingkupan angsuhannya, kami nunas di Mrajan Puri Buleleng, lalu distanakan di Pura Desa Adat Buleleng. Pada 10 Mei 2020, masing-masing Banjar Adat nunas angsuhan tersebut ke masing-masing dadia.” jelas Sutrisna.
Lebih lanjut mantan Kadis Perikanan Dan Kelautan Buleleng dan Kadis Pariwisata Buleleng ini mengungkapkan untuk meringankan beban para krama yang terdampak Covid-19, prajuru Desa Adat Buleleng bersama Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Adat Buleleng membuka Dompet Peduli yang bekerjasama dengan Radio Guntur FM Singaraja. Dari hasil Dompet Peduli ini, pada 7 Mei 2020 membagikan sembako 200 paket kepada karma Desa Adat Buleleng yang belum mendapatkan BLT dan PKH yang ada di 10 kelurahan diwewidangan Desa Adat Buleleng.”Sampai sekarang Dompet Peduli sejumlah Rp 22.550.000, serta mendapat bantuan donator PT Sampoerna berupa masker, slop tangan dan disinfektan. Selanjutnya donator dari Enam Tiga Sejahtera berupa 30 paket yang isinya beras, minyak dan mie, serta donatur dari Lucky Semesta Singaraja Rp 1,5 juta dan minyak 10 liter.
“Dari hasil Dompet Peduli sejumlah Rp 22.550.000 dibelikan sembako Rp 15 juta untuk 200 paket terdiri dari 5 kg beras organic, mie rebus dan masker serta slop tangan.” ungkap Sutrisna.
Langkah kedepan, Sutrisna menegaskan pada bulan juni, pihaknya membagikan bantuan sembako untuk yang kedua kalinya. Dan juga melakukan edukasi dengan Banjar Adat di masing-masing wewidangan, dibantu Dinas Lingkungan Hidup, Camat Buleleng dan Bhabin Kamtibmas.”Disamping melakukan edukasi, juga dilakukan penyemprotan untuk pencegahan Covid-19 serta penyemprotan Demam Berdarah (Fogging) berdasar keluhan masyarakat bekerjasama dengan pihak ketiga.” pungkasnya. GS

Baca Juga :  HUT ke-21 Demokrat Makin Keren, Demokrat Bali Optimis Juara Lomba Branding Kantor DPD Demokrat se-Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here