Balinetizen.com, Buleleng
Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 akan digelar pada 20 September 2026 dengan mengusung pesan perdamaian, pelestarian lingkungan, dan pengembangan sport tourism berbasis masyarakat. Demikian diterangkan Ketua Panitia, Ketut Susana yang akrab disapa Sansan ini saat menggelar jumpa pers pada Sabtu (22/8/2026) lalu di Singaraja.
Lebih lanjut dikatakan ajang ini mengadopsi konsep mindful running atau ‘doa berjalan’, dalam hal ini para peserta disajikan lintasan sepanjang 6 kilometer dengan melintasi kawasan pertanian, kebun organik, serta jalan setapak subak. Jadi bukan sekadar lomba lari biasa.
“Kita ingin mengajak masyarakat mengambil langkah nyata untuk perdamaian, menjaga lingkungan, dan membangun kesejahteraan masyarakat desa,” kata Sansan.
Ia mengatakan Sudaji Peace Trail Fun Run memiliki filosofi ‘Cantik Tanpa Plastik’, ‘Unik dengan Organik’, dan ‘Mengutamakan Kasih’.
“Peserta wajib membawa tumbler pribadi, dan akan menerima medali ramah lingkungan,” jelasnya.
Menariknya disini, peserta diajak untuk menanam pohon sebagai salah satu wujud pecinta lingkungan, dengan target 1.000 peserta.
“Kita targetkan peserta 1.000 orang lokal maupun internasional, serta melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di Taman Perdamaian Sudaji. Dalam hal ini menerapkan nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali (Atma, Danu, Wana, Segara, dan Jana Kerthi),” papar Sansan.
Diungkapkan juga bahwa panitia akan mengundang jajaran pejabat daerah mulai dari Gubernur, Bupati, Camat, hingga Perbekel untuk berpartisipasi langsung tanpa membebankan anggaran.
“Kita mengajak para pemimpin memberikan tauladan nyata. Hadir, berlari, menanam, dan bersama-sama menjaga bumi,” ucap Sansan.
“Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 dengan harapan Desa Sudaji di Kecamatan Sawan ini, mampu menjadi model sport tourism berkelanjutan yang menyatukan olahraga, pariwisata, pelestarian alam, dan pemberdayaan ekonomi warga setempat,” pungkasnya. GS

