Ilustrasi
Balinetizen.com, Denpasar
Pertunjukkan joged jaruh saat ini sudah semakin meluas dan sudah sangat mengganggu kenyamanan perasaan warga. Pertunjukkan joged ini tidak saja diadakan ditempat milik pribadi namun sudah digelar di ruang publik sperti areal pura. Hal ini sangatlah tidak pantas, dan selama ini pertunjukkan tersebut berjalan dengan aman lancar saja tanpa ada yang merasa terusik, pun tidak ada teguran sama sekali dari pihak yang berwenang.
Pemandangan ini seakan membenarkan bahwa salah satu kelemahan kita orang Bali adalah kita sangat permisif. Sangat longgar dan toleran. Orang mau berbuat apapun boleh sepanjang tidak merugikan kepentingan pribadi atau keluarga kita. Karena saking permisifnya maka wilayah sakralpun menjadi di campahkan oleh mereka yang mendapat kesenangan atau keuntungan dari pertunjukkan tersebut. Hal yang menyedihkan lainnya adalah Pemangku dan warga yang masih mengenakan pakain adat sembahyang pun terlibat sebagai pengibing. Sangat miris dan tidak pada tempatnya. Tidak ada lagi tata titi atau anggah ungguh yang seharusnya kita jaga dan hormati.
Setelah sekian lama bersama berupaya mencegah meluasnya joged jaruh, Pihak Prajaniti Provinsi Bali sangat menyayangkan joged jaruh bukannya ditertibkan namun kini malahan semakin marak dimasyarakat bahkan kerap ditonton oleh anak anak. Pemerintah bersama penegak hukum sudah sepatutnya bertindak cepat sehingga pertunjukkan yang sebetulnya mengingkari esensi budaya dan seni tersebut tidak semakin merusak tatanan dan norma kehidupan. Selain hal tersebut, sepatutnya segenap elemen masyarakat memberikan perhatian dan dukungan kepada khususnya aparat berwenang untuk menertibkan pertunjukkan joged jaruh dengan secepatnya.
Secara teknis pihaknya berharap agar pemerintah Povinsi Bali melalui Dinas Kominfo agar menyurati platform media-media social seperti youtube, Meta Inc.(facebook, Instagram) serta WhatsApp,dan platform yang lainnya agar segera men-take down semua alogaritma yang mengarah pada joged jaruh/porno agar tidak dapat tayang di platform media social mereka.
Dr. Wayan Sayoga
Ketua DPD Prajaniti Bali
Pemerhati kehidupan sosial

