Di Jembrana Harga Beras Mulai Turun

0
173

 

Balinetizen.com, Jembrana 

Harga komoditi beras di kabupaten Jembrana mulai mengalami penurunan. Namun tidak dengan ketan. Harga ketan justru naik diikuti bahan pokok lainnya. Penurunan harga beras diduga dipicu pasar murah yang kerap dilakukan Pemkab Jembrana.

Salah seorang pedagang sembako di lokasi Relokasi Pasar Umum Negara di areal Parkir Pemkab Jembrana, Safii mengatakan penurunan harga beras mulai terlihat sejak kemarin. Beras medium yang semula dijual Rp.16.000, turun menjadi Rp.15.000 per kilogram. Sedangkan beras premium yang semula dijual Rp.17.000 turun menjadi Rp.16.000.

“Turunnya mulai kemarin. Tapi di tempat lain harga beras sudah turun sejak lima hari lalu,” jelas Safii, Jumat (1/3/2024).

Ia menduga penurunan harga beras terjadi saat beras bulog mulai keluar. Karena sebelum beras bulog keluar, harga beras hampir setiap hari mengalami kenaikan kisaran Rp.100 sampai Rp.200 perkilogramnya.

Selain beras, harga cabai merah juga mengalami penurunan dari Rp.85.000 per kilogram menjadi Rp.70.000 perkilogram. Kemudian cabai rawit dari Rp.70.000 turun menjadi Rp.60.000. Sedangkan harga bawang merah disebutnya masih tetap Rp.25.000, bawang putih Rp.35.000, minyak goreng curah sawit Rp.14.400 per kilogram dan minyak Goreng kemasan Bermerk Rp.17.000, per kilogram.

“Yang naik harga ketan dan gula pasir. Kalau yang lain seperti tepung masih tetap,” imbuhnya.

Ketan naik dari Rp.16.000 menjadi Rp.24.000 per kilogram, Ketan RD dari Rp.13.000 menjadi Rp.22.000 dan gula pasir naik dari Rp.17.000 menjadi Rp.18.000 perkilogram.

Dikonfirmasi terpisah Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan penurunan harga beras disebabkan petani sudah mulai panen.

“Biasanya seiring dengan dimulainya panen padi, harga beras sudah pasti turun. Turunnya kisaran Rp.300 perkilogramnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ST Mahudara Mendara Putra Ke-52 Banjar Gambang Desa Munggu

Ia memprediksi harga beras akan terus turun seiring panen padi. “Panen belum merata, ini baru sebagian. Kami juga akan tetap melakukan operasi pasar. Stok beras bulog juga masih sangat mencukupi kisaran 591.763 Kg,” pungkasnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here