Digitalisasi Pariwisata Bali Dimulai, RSA Latih Ribuan SDM dengan AI

0
232

Balinetizen.com, Denpasar 

Remote Skills Academy (RSA) secara resmi meluncurkan program pelatihan kecerdasan buatan (AI) berskala nasional bertajuk AI Opportunity Indonesia. Pelatihan ini terbuka dan gratis bagi 10.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan target awal 2.000 peserta dari sektor pariwisata Bali.

Didukung oleh Asian Venture Philanthropy Network (AVPN), Google.org, dan Asian Development Bank (ADB), program ini diluncurkan pada 20 Juni 2025 di Griya Santrian, Sanur, Bali. RSA terpilih sebagai grantee resmi yang akan menjalankan program selama periode Juni 2025 hingga November 2026.

“Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia tidak tertinggal dalam transisi ekonomi berbasis AI,” ujar Nafinia Putra, Chief of Program RSA. “Program ini dirancang untuk membuka akses keterampilan AI dan peluang kerja digital secara inklusif,” imbuhnya di Griya Santrian, Denpasar, Jumat (20/6/2025).

Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Agung Partha Adnyana, menekankan bahwa digitalisasi, termasuk pemanfaatan AI, adalah kewajiban mutlak di sektor pariwisata.

“AI mampu meningkatkan efisiensi promosi dan layanan pelanggan 24 jam. Tapi ini juga bisa berdampak pada PHK. Maka pelatihan seperti ini penting agar SDM tetap relevan dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, teknologi seperti chat automation bisa membantu hotel dan restoran dalam menyusun promosi yang lebih tepat sasaran, serta mengetahui preferensi wisatawan berdasarkan data historis.

Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian, I Wayan Ekadina, menyambut baik inisiatif ini dan menyebutnya sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi dampak PHK akibat automasi.

“Pelatihan AI ini bukan hanya alat bantu, tapi instrumen peningkatan kualitas SDM Bali. Harapannya, ini menjadi solusi inovatif menghadapi tantangan digitalisasi di sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” ujarnya.

RSA menargetkan 2000 peserta dari Bali, khususnya dari sektor pariwisata dan UMKM, dalam pelatihan tahap awal ini. Pelatihan diberikan secara online melalui LMS dan offline di berbagai kota, dengan total waktu pelatihan selama dua minggu (14 jam) secara self-paced.

Baca Juga :  Orientasi dan Rapat Koordinasi Pengurus PHDI Desa se-Kecamatan Abiansemal

Materi pelatihan mencakup:

Penggunaan tools AI

Interaksi dengan Gemini by Google

Pembuatan aplikasi dasar berbasis AI

Pelatihan keterampilan digital untuk remote work

Peserta juga akan mendapatkan pendampingan mentor AI setiap bulan.

“Program ini terbuka untuk semua usia. Prioritas kami adalah UMKM, pekerja sektor informal, mahasiswa, serta individu dengan pendapatan rendah yang terdampak pemutusan kerja,” tambah Nafinia.

RSA menggandeng tiga mitra komunitas lokal dalam program ini, yakni:

– Infradigital Foundation

– Nortis Academy

– Aliansi Remaja Independence

Mitra ini membantu proses rekrutmen peserta dan memastikan program menyentuh komunitas akar rumput di seluruh Indonesia.

Pendaftaran program AI Opportunity Indonesia sudah dibuka. Calon peserta dapat mendaftar melalui:

🌐 https://aiopportunity.mounev.com
Informasi lengkap dan jadwal pelatihan tersedia di: https://remoteskills.academy

 

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here