Balinetizen.com, DenpasarÂ
Viralnya video kelompok bajing kids, ditanggapi oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H.,.
Ia mengimbau para orang tua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya.

Kombes Jansen menyampaikan dari hasil lidik Polresta Denpasar, memang benar video viral tersebut terjadi pada Sabtu 25 Juli, pukul 18.00 wita di Jalan Dewi Sri Kuta, oleh kelompok yang menamakan dirinya Bajing Kids, yang beranggotakan 41 pelajar.
Adapun susunan dari sekelompok atau geng remaja Bajing Kids ini diketuai oleh pelajar kelas IX.
“Itu dia pelajar salah satu SMP di Denpasar, bernama Gergorius Franciscus Kapitan (GFK), yang tinggal di Jalan Gunung Muliawan Monang Maning, Denpasar Barat,” terang Kabid Humas, Kamis 20 Juli 2023.
Sementara itu, anggotanya terdiri dari 13 pelajar SMP dan 20 pelajar SMA di Denpasar dan di Badung (alumni SMP tersebut)
Kabid menjelaskan bahwa motif dari kelompok Bajing Kids dengan cara merekrut anak-anak pelajar dan di masukkan ke grup WA, selanjutnya membayar iuran 50 ribu/anak, untuk diajak pesta Miras, merokok dan kegiatan negatif lainnya.
“Tentu saja ini yang dapat membahayakan dan merusak mental anak-anak pelajar tersebut. Kejadian ini sudah diketahui oleh pihak SMP tersebut dan langkah dari kepala sekolah sudah mengumpul ke 13 orang tua siswa dimaksud dan sepakat untuk membubarkan WA group Bajing Kids,” tandasnya.
Lanjutnya, tindak lanjut dari pihaknya imbuh Kabid mendata serta kompulir ke 41 nama-nama dari kelompok Bajing Kids.
“Kita juga tetap mengedepankan fungsi Binmas dan berkoordinasi dengan Disdikpora Kota Denpasar, pengawas dan pihak sekolah, serta para orang tua siswa. Untuk mengumpulkan para siswa yang tergabung dari kelompok tersebut,” ungkapnya.
Pada intinya, imbuh Kabid akan diberikan pemahaman, serta sanksi jika diperlukan untuk memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Dengan adanya kejadian ini, kami Polda Bali mengimbau kepada para orang tua siswa, agar mengawasi pergaulan anak-anaknya dan sesering mungkin diajak berkomunikasi, serta kumpul keluarga ataupun diajak beraktifitas positif lainnya,” pungkas Kabid.
Pewarta : Tri Prasetyo

