Balinetizen.com, Jembrana
Tiga warga Desa Melaya, Kecamatan Melaya dilarikan ke rumah sakit umum (RSU) Negara, Jumat (16/7/2021) malam.
Ketiganya mengalami luka bakar yang diduga dipicu tabung gas meledak. Ketiga warga Melaya ini yakni Usnul Khotimah (41) Ahmad Sidik (54) dan Ahmad Fauzi (38).
Dari informasi musibah terjadi pada sekitar pukul 18.25 Wita berawal saat Usnul Khotimah memasang regulator kompor gas.
Diduga gas bocor karena regulator belum terpasang dengan baik, tiba-tiba api dari tungku yang berdampingan dengan tabung gas menyambar sehingga terjadi kebakaran.
Karena panik, tabung gas tersebut dilompati Usnul Khotimah dengan maksud keluar dapur. Saat bersamaan tabung gas meledak bahkan hingga dua kali.
Api dari ledakan tabung gas juga menyambar Ahmad Sidik dan Ahmad Fauzi yang saat itu sedang duduk di dapur. Bahkan ledakan tabung gas membuat pintu dapur langsung tertutup.
Sekitar pukul 18.50 petugas pemadam kebakaran pada Sat Pol PP Jembrana dengan lima unit kendaraan damkar tiba di lokasi. Namun api sudah berhasil dipadamkan. Sementara ketiga korban luka bakar dibawa ke Puskesmas Melaya dan kemudian dirujuk ke RSU Negara.
Kasat Pol PP Jembrana Made Leo Agus Jaya dikonfirmasi Sabtu (17/7/2021) mengatakan bahwa saat anggota damkar tiba di lokasi, api sudah padam.
Dari kejadian itu menurutnya tiga warga mengalami luka bakar. “Ketiganya (korban) dibawa ke Puskesmas Melaya kemudian dirujuk ke RSU Negara” ujar Leo, mantan Camat Jembrana. (Komang Tole)

