Edukasi Bahaya Krim Abal-Abal, Peserta Apresiasi Kegiatan Sosialisasi Pemulihan Trauma Kulit

0
361

 

Balinetizen.com, Jember

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan krim abal-abal terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi. Salah satunya melalui acara bertajuk “NOERA X Musuh Krim Abal-Abal: Sosialisasi Bersih Trauma Pasca Lepas Krim Abal-Abal” yang menghadirkan berbagai pihak, termasuk peserta dari kalangan masyarakat dan pemerhati hukum. 6 Maret 2026.

TRUST Legal pemerhati hukum ( Winarsih, L.B.H., ),.menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih awam dalam membedakan produk perawatan kulit yang aman dan yang tidak memiliki izin resmi.

Menurutnya, sosialisasi seperti ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya penggunaan krim abal-abal serta dampak yang dapat timbul pada kulit dalam jangka panjang.

“Menurut saya kegiatan seperti ini bagus dan positif. Ini bisa memotivasi masyarakat yang masih awam agar lebih tahu mana krim yang asli dan mana yang abal-abal,” ujarnya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut dapat membantu memperkecil peredaran krim abal-abal di tengah masyarakat melalui peningkatan kesadaran dan edukasi.

Dalam acara tersebut juga dihadirkan sejumlah korban yang diduga mengalami dampak penggunaan krim abal-abal. Kehadiran mereka menjadi pengingat nyata tentang risiko yang dapat terjadi akibat penggunaan produk kecantikan yang tidak jelas kandungan maupun legalitasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan produk perawatan kulit yang aman dan terdaftar secara resmi.

Ia pun menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya pengguna produk perawatan kulit, agar lebih berhati-hati sebelum menggunakan krim atau produk kecantikan tertentu.

“Pesan saya kepada masyarakat, tolong lebih mawas diri dan lebih hati-hati. Kenali seperti apa krim abal-abal dan bagaimana efeknya ke depan jika digunakan,” pesannya.

Baca Juga :  Baku tembak di bandara Kabul, tentara Afghanistan tewas

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilih produk kecantikan yang aman, sehingga kasus kerusakan kulit akibat penggunaan krim abal-abal dapat diminimalisir di masa mendatang.

( Bam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here