Emiliana Sri Wahjuni Dorong BPJS Kesehatan Denpasar Tiru Badung, Perbolehkan Warga Bayar Tunggakan BPJS dengan Sampah

0
405

Foto: Emiliana Sri Wahjuni, Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar dari PSI.

Balinetizen.com, Denpasar

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi hingga kesulitan membayar iuran BPJS Kesehatan dan menunggak pembayaran. Tidak sedikit warga yang tidak sanggup membayar tunggakan iuran ini dan tentu berakibat mereka tidak bisa mendapatkan layananan BPJS Kesehatan saat dibutuhkan misalnya sangat ingin berobat ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit.

Kondisi itu juga banyak dikeluhkan warga dan aspirasi itu disampaikan juga kepada wakil rakyat Emiliana Sri Wahjuni yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar. Dalam kesempatan reses keluhan soal tunggakan BPJS Kesehatan ini juga kerap diterima wakil rakyat yang akrab disapa Sis Emil ini.

Karenanya wakil rakyat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini berharap ada kebijakan dan terobosan dari BPJS Kota Denpasar untuk membantu meringankan beban warga misalnya dengan meniru apa yang sudah dilakukan BPJS Kabupaten Badung dimana warga bisa membayar tunggakan iuran BPJS dengan sampah.

“Harapan saya BPJS Kota Denpasar bisa mencontoh yang dilakukan BPJS Badung. Warga yang tidak bisa membayar iuran BPJS dibantu dengan bisa membayat lewat sampah-sampah yang dikumpulkan,” kata Sis Emil belum lama ini.

Sekretaris Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar ini lantas mengapresiasi terobosan BPJS Kesehatan Badung memberikan kesempatan kepada masyarakat membayar tunggakan JKN dengan sampah plastik.

Kebijakan yang mulia ini menjadi langkah terobosan BPJS BPJS Kesehatan Badung membantu meringankan beban masyarakat yang menunggak pembayaran iuran BPJS Kesehatan di masa pandemi Covid-19. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu melunasi tunggakan JKN masyarakat Badung yang tak mampu.

Baca Juga :  Haru Wabup Kasta Saat Serahkan Bantuan PMI 

Skemanya adalah warga mengumpulkan sampah yang layak daur ulang dikumpulkan pada titik kumpul terdekat. Untuk Badung Tengah ke Klinik Bhakti Rahayu Dalung, di Badung Selatan titik kumpulnya misalnya di Omsa Klinik Jimbaran, dan Badung Utara ke Klinik Sidhi Sai Abiansemal dan lainnya. Selanjutnya sampah-sampah yang terkumpul, nantinya akan diangkut dan ditimbang oleh Bali Waste Cycle (BWC), Solusi Sampah Bali. Kemudian hasilnya bisa untuk membayar tunggakan JKN masyarakat.

“Saya apresiasi sangat luar biasa ya inisiatif dan terobosan BPJS Kesehatan di Badung. Semoga bisa ditiru dan dillakukan di Kota Denpasar karena ini sangat bisa membantu meringankan beban warga apalagi di masa pandemi,” ujar Sis Emil.

Dikatakan, dalam pelaksanaannya BPJS Kesehatan Kota Denpasar bisa bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar.

Sis Emil lantas berharap program membayar tunggakan iuran BPSJ Kesehatan dengan sampah ini agar bisa juga diterapkan di seluruh Bali. Sebab selain bisa membantu meringankan beban warga juga bisa menumbuhkan kesadaran warga untuk memilah sampah dari rumah tangga dan mengajak untuk berperan aktif dalam menangani sampah serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Jadi masyarakat bisa terbantu, dan lingkungan kita juga jadi bersih dari sampah,” pungkas Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar yang membidangi kesehatan, pendidikan, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan, sosial dan tenaga kerja, kebersihan dan pertamanan, pariwisata dan lain-lain ini. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here