Ganjil Genap BBM Berlaku 17–19 Oktober, Bali Batasi Pengisian Pertalite

0
159

Balinetizen.com, Denpasar

 

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali Wayan Koster menerapkan sistem ganjil genap dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mulai Sabtu, 17 Oktober hingga Senin, 19 Oktober 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurai antrean BBM yang terjadi di sejumlah wilayah.

Selain sistem ganjil genap, pengisian BBM juga dibatasi maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua. Pembatasan tersebut berlaku hingga situasi kembali normal, sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster.

Berdasarkan ketentuan melalui surat edaran yang disampaikan Gubernur Wayan Koster, kendaraan dengan pelat nomor ganjil mendapat giliran mengisi BBM pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

“Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah penanganan antrean sekaligus pengaturan distribusi BBM di SPBU,” demikian bunyi surat edaran yang beredar di kalangan jurnalis ini.

Koster juga meminta agar pengisian BBM untuk kendaraan truk dialihkan ke malam hari guna mengurangi penumpukan kendaraan besar pada jam operasional siang.

Selain itu, ambulans dan kendaraan pemadam kebakaran harus mendapatkan akses pengisian BBM lebih cepat untuk menjamin kelancaran pelayanan darurat.

“Saya minta Pertamina melakukan inovasi dalam sistem pengisian BBM, termasuk menambah jam operasional, mengawasi SPBU yang telah ditetapkan beroperasi selama 24 jam, menambah armada mobil tangki, serta memastikan ketersediaan stok BBM di setiap SPBU,” demikian bunyi imbauan tersebut dalam surat edaran Gubernur Bali.

Digitalisasi antrean turut didorong untuk membantu mengatur arus kendaraan dan mempercepat pelayanan.

Koster menegaskan, SPBU yang tidak melengkapi operator pada setiap nosel pengisian juga diminta segera melakukan perbaikan. SPBU yang tidak memenuhi ketentuan dapat dikenai sanksi. Jika tidak ada perbaikan, pengoperasiannya dapat diambil alih oleh Pertamina dan izin operasionalnya dievaluasi.

Baca Juga :  Hari Ketiga DBFW 2025, Siswa SMA/SMK Denpasar Pamer Desain Karya Tenun Lokal

Di sisi lain, pembatasan kuota BBM bersubsidi akan diterapkan sesuai kriteria kendaraan yang telah ditentukan. Dalam kondisi antrean panjang, pemerintah juga mengarahkan pembatasan pengisian berikutnya berdasarkan data pembelian terakhir dan pencatatan odometer kendaraan, dengan mekanisme yang mempertimbangkan pemakaian minimal 70 persen dari pengisian sebelumnya.

Pemerintah Provinsi Bali menyatakan kebijakan ganjil genap berlaku selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Oktober 2026. Perubahan kebijakan selanjutnya akan dilakukan setelah evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Masyarakat diharapkan mengikuti ketentuan pengisian BBM yang berlaku serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar penanganan antrean dan distribusi BBM di Bali dapat berjalan lebih lancar.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa Pertamina telah meningkatkan stok BBM untuk menjaga ketersediaan pasokan di Bali.

Menurutnya, hasil rapat koordinasi antara Gubernur Bali, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, beserta jajaran pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 23.00 WITA hingga dini hari, menghasilkan sejumlah langkah percepatan penanganan distribusi BBM.

Hingga 17 Oktober 2026, stok BBM yang tersedia di Terminal BBM Manggis, Karangasem, dan Sanggaran, Denpasar, mencapai 48 juta liter.

“Jumlah stok ini mampu memenuhi kebutuhan selama 14 sampai 15 hari ke depan,” demikian keterangan Pertamina.

Pertamina menyatakan penambahan stok akan terus dilakukan mengikuti kebutuhan sehingga ketersediaan BBM tetap terjaga.

Untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, Pertamina meningkatkan layanan pengisian BBM selama 24 jam di 66 SPBU, terdiri dari 42 SPBU di wilayah Denpasar dan 24 SPBU di wilayah Badung.

Pertamina juga menambah 16 mobil tangki untuk mempercepat distribusi BBM ke SPBU.

Baca Juga :  upGrad berkomitmen melakukan investasi pendidikan di Indonesia dengan mengembangkan dan menyediakan metode pembelajaran online berstandar internasional

Selain itu, sebanyak 100 personel TNI dari Kodam IX/Udayana mendapat dukungan penugasan sebagai operator SPBU pada malam hari. Pengawalan patroli dan pengawalan (patwal) Polda Bali juga dikerahkan untuk membantu kelancaran distribusi mobil tangki.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pengisian BBM, mengurangi antrean kendaraan, serta menjaga kelancaran distribusi ke SPBU.

 

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here