Gelar Sidak, DPRD Badung Apresiasi Hotel Mercure Kuta Taat Bayar Pajak

0
214

Ketua Tim DPRD Badung Gusti Lanang Umbara melakukan sidak di Hotel Mencure di Jalan Pantai Kuta, Rabu (30/4/2025).  

 

Balinetizen.com, Mangupura

Dalam rangka tertib administrasi perizinan, infrastruktur dan perpajakan, DPRD Badung melalui Komisi I, II dan III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah hotel di wilayah Badung. Salah satunya sidak digelar di Hotel Mercure di Jalan Pantai Kuta Badung, pada Rabu (30/4/2025) sore.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung sekaligus pimpinan sidak I Gusti Lanang Umbara mengatakan, sidak ke Hotel Mercure ini karena ada laporan masyarakat bahwa ada pengembangan bangunan baru Hotel Mercure. Namun setelah kita cek di sini, ternyata ada mis sedikit, bahwa manajemen Mercure bukan manajemen yang ada di tempat pembangunan yang baru tersebut. Cuma pemegang sahamnya sama, orangnya sama. Itu yang kita tindak lanjuti hari ini.

’’Tentunya tujuan kami tidak memihak satu dan lainnya. Tujuan kami bahwasanya Pemerintah Kabupaten Badung adalah pengayom kepada seluruh masyarakat Badung, pengayom kepada seluruh pengusaha di Badung. Bagaimana pun, semua pengusaha di Badung itu adalah bagian daripada kita, bagian dari penyumbang pajak. Seperti kita ketahui, pajak-pajak dari para pengusaha ini yang kita sebut pajak hotel dan restoran itu urat nadinya Kabupaten Badung,’’ ujar Lanang Umbara.

Maka dari itu, lanjut Lanang, pihaknya komitmen untuk menjaga agar semua iklim usaha di Badung bisa terjaga dengan baik, kondusif sehingga merasa aman dan nyaman baik yang datang ke Badung sebagai wisatawan ataupun yang datang sebagai investor atau pengusaha.

’’Itu yang kita lakukan hari ini dan setelah kita cek terkait pembayaran pajak, Hotel Mercure sangat taat dan luar biasa besarannya kurang lebih Rp 400 – 500 juta per bulan. Terkait izin-izin lainnya mereka sudah lengkap, tidak ada masalah,’’ ucapnya.

Namun tetap kita akan lanjutkan sidak sepanjang kita menemukan hal-hal yang perlu kita lakukan sidak, apalagi situasi sekarang sesuai data yang kita terima, kunjungan wisatawan ke Badung meningkat, tapi hunian hotel di beberapa tempat ada yang menurun. ’’Nah ini yang perlu kita cari. Ke mana, di mana tamu itu menginap. Apakah mereka menginap di kos-kosan atau di tempat lain yang tidak terdeteksi oleh kita. Ini yang akan kita kejar terus. Artinya tamu-tamu yang datang harus mengikuti okupansi room-room hotel kita di Badung,’’ katanya.

Terkait pemanfaatan tenaga kerja, Lanang Umbara memberikan apresiasi kepada Hotel Mercure yang sudah memanfaatkan hampir 90 persen tenaga kerja lokal baik khususnya warga Kuta maupun Bali. Ia juga sangat tersentuh dengan program Hotel Mercure yang memberikan ruang kepada UMKM yang ada di Kuta dan sekitarnya.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Penyebab Warga As Bunuh Diri Di Hotel Badung

Mereka memberikan ruang setiap Kamis, seminggu sekali, UMKM diundang untuk bisa melakukan pameran di area parkir Hotel Mercure. Ini luar biasa sebagai bentuk kegiatan sosial mereka terhadap masyarakat sekitar. ’’Kami berharap pengusaha yang lain, hotel yang lain juga mengikuti jejak Hotel Mercure ini untuk memberdayakan UMKM kita yang ada di Badung,’’ ujar Lanang Umbara.

Pada sidak tersebut hadir Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, bersama anggota Komisi I, II dan III antara lain Wayan Sukses, Made Suparta, Made Retha, Nyoman Karyana, Made Suryananda Pramana, Made Sumerta, Wayan Sandra, Rai Wirata, dan Wayan Puspa Negara. Turut hadir perwakilan dari Bapenda, PUPR, Perizinan, dan Satpol PP Kabupaten Badung. (RED-MB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here