Gus Fawait Ajak Warga Kalisat Memutus Rantai Narkoba, Tekankan Peran Agama dan Pendidikan

0
193

Balinetizen.com, Jember –

 

Tingginya peredaran narkoba di Kecamatan Kalisat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, Gus Fawait, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai peredaran narkoba demi menyelamatkan masa depan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Fawait saat memberikan santunan kepada anak yatim sekaligus menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kantor Kecamatan Kalisat, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pendekatan sosial, spiritual, dan pendidikan yang kuat di tengah masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jember memiliki peran besar dalam aspek pencegahan. Oleh karena itu, berbagai program yang menguatkan nilai-nilai keagamaan terus didorong agar masyarakat memiliki benteng moral yang kokoh.

“Kami dari Pemkab Jember lebih fokus pada langkah pencegahan. Karena itu kami terus mendukung kegiatan keagamaan di Jember tanpa memandang latar belakang agama,” ujar Gus Fawait.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Jember juga memberikan perhatian kepada para guru ngaji serta tokoh agama dari berbagai latar belakang. Gus Fawait menilai para pemuka agama memiliki peran penting dalam membimbing masyarakat dan mencegah berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Selain pendekatan spiritual, Gus Fawait juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba. Ia mendorong seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai moral kepada para siswa.

Menurutnya, anak-anak yang mendapatkan pendidikan yang baik—baik di sekolah, pondok pesantren, maupun perguruan tinggi—akan memiliki ketahanan diri yang lebih kuat untuk menolak pengaruh buruk lingkungan.

Baca Juga :  Pelaku Curi Babi Dimutilasi Ditempat Di Desa Bengkel Ditangkap Tim Opsnal Polsek Busungbiu

Dari sisi ekonomi, Gus Fawait menjelaskan bahwa peredaran narkoba tidak akan berhenti selama permintaan terhadap barang haram tersebut masih ada. Karena itu, memutus permintaan melalui edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi langkah yang sangat penting.

Ia juga menyinggung peran Tim Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) atau Satgas anti-narkoba di Jember. Menurutnya, keberhasilan tim tersebut sangat bergantung pada dukungan masyarakat.

“Satgas sekuat apa pun tidak akan bisa bekerja maksimal tanpa dukungan masyarakat. Karena itu kita harus bergerak bersama—pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Melalui sosialisasi yang lebih masif serta penguatan nilai-nilai keluarga dan agama, Gus Fawait berharap Kecamatan Kalisat dapat terbebas dari peredaran narkoba. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing agar generasi muda Jember dapat tumbuh dengan sehat, berpendidikan, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.

( Bam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here