Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, Minyak Kita Mulai Langka

0
46

 

Balinetizen.com, Jembrana

Petugas dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Pemkab Jembrana, Selasa (21/4/2026) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Umum Negara, Kegiatan ini guna mengetahui secara langsung ketersediaan stok dan perkembangan harga bahan pokok khususnya minyak goreng di pasar terbesar yang ada di Jembrana.

Dari hasil sidak, petugas mendapati harga minyak goreng dalam kemasan mulai mengalami kenaikan. Bahkan terjadi kelangkaan pada minyak goreng merk Minyak Kita yang dikeluarkan pemerintah.

Beberapa pedagang menyampaikan harga minyak goreng mulia naik sejak sebulan belakangan. Kenaikan harga kisaran Rp.2.000 sampai Rp.5.000 perliter namun tergantung merk. Minyak goreng yang sebelumnya dijual dikisaran harga Rp.15 ribu sampai Rp.16 ribu per liter, kini dijual seharga Rp.19 ribu hingga Rp.22 ribu per liter.

Selain itu stok minyak yang dimiliki pedagang semakin menipis disebabkan tidak ada pasokan dari distributor.

“Naiknya sudah ada hampir sebulan. Stok sedikit, belum ada masuk,” ujar salah satu pedagang sembako di Pasar Umum Negara, Endang Astuti.

Hal sama juga disampaikan Syafii, pedagang sembako lainnya. Ia mengaku terpaksa menaikan harga disebabkan harga minyak goreng dari pemasok juga naik.

Akan temuan tersebut, Putu Gede Mahaputra, petugas dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Pemkab Jembrana mengatakan, bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan Jembrana.

Pihaknya juga akan melakukan sidak ke tingkat distributor dengan harapan benang kusut penyebab kelangkaan minyak goreng bisa segera diketahui. (Komang Tole)

Baca Juga :  Indonesia Tampilkan Produk Hasil Hutan pada Expo 2020 Dubai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here