Himperra Bali Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Banjir, Dorong Pemda Tegakkan Aturan Jalur Hijau

0
312

Balinetizen.com, Denpasar-

DPD Himpunan Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Provinsi Bali kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak banjir di Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, Rabu (10/9/2025) lalu.

Ketua DPD Himperra Provinsi Bali, I Wayan Jayantara, S.E., mengungkapkan bahwa kegiatan bansos ini merupakan bagian dari komitmen Himperra untuk hadir membantu masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di rumah tidak layak huni dan terdampak bencana.

“Yang pertama kami sudah lakukan bedah rumah. Ada beberapa bedah rumah yang sudah kami lakukan bekerja sama dengan Pemkot Denpasar. Penerima bantuan adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu dengan kondisi rumah yang tidak layak huni. Setiap tahun kami bisa melakukan satu sampai dua unit bedah rumah,” jelas Jayantara, di Pulau Biak, Minggu (28/9/2025).

Ia menambahkan, Himperra sebelumnya juga telah turun langsung membantu korban banjir bandang di Jembrana dengan program serupa. Kali ini, aksi sosial difokuskan di tiga titik wilayah terdampak banjir di Denpasar dan Gianyar.

“Hari ini kami menyiapkan sekitar 300 paket bansos. Bantuan kami salurkan di tiga lokasi, yakni di Batubulan, Perulangan, dan Denpasar. Setiap paket berisi beras, gula, kopi, dan mie instan. Nilainya cukup lumayan untuk meringankan beban warga,” ungkapnya.

Jayantara juga menyoroti pentingnya menjaga tata ruang dan lingkungan di Bali agar kejadian banjir tidak semakin meluas di masa depan.

“Kami sangat peduli terhadap lingkungan. Kami selalu menolak pembangunan di jalur hijau. Kami minta Satpol PP ikut mengawasi pembangunan liar. Coba lihat Canggu sekarang, banjir semakin parah. Ini artinya alam kita sudah rusak secara masif. Pemerintah harus tegas menjaga jalur hijau dan tata ruang,” tegasnya.

Baca Juga :  Bali Akhir Tahun 2025, Kepemimpinan Bagian dari Persoalan bukan Instrumen Solusi

Tokoh masyarakat Banjar Tegal Gede, Desa Adat Denpasar, Ida Bagus Sukanta, menyampaikan terima kasih kepada Himperra atas kepeduliannya.

“Sekitar 60 KK di wilayah kami menerima bantuan dari Himperra. Bantuan ini sangat membantu, karena sebagian warga masih kesulitan pascabanjir. Harapan kami ke depan ada solusi jangka panjang terkait pengelolaan sampah dan drainase agar masalah banjir bisa diminimalisir,” ujar Sukanta.

Himperra Bali saat ini memiliki 168 anggota pengembang yang tersebar di seluruh Bali. Jayantara memastikan pihaknya akan terus berkontribusi melalui program bedah rumah dan bansos untuk membantu masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung pemerintah menjaga keseimbangan lingkungan.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here