Ilustrasi
Balinetizen.com, Jembrana
Kasus positif rabies di Kabupaten Jembrana terus meningkat. Hingga di bulan Juli 2025 ini, jumlah kasus positif rabies telah melebihi total kasus rabies selama tahun 2024.
Kepala Bidang (Kabid) Keswan-Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengatakan bahwa kasus positif rabies.hingga Juli 2025 cukup tinggi dan bahkan sudah melebihi kasus selama tahun 2024.
“Dari bulan Januari hingga Juli 2025 sudah terjadi 76 kasus positif. Sedangkan selama tahun 2024 sebanyak 54 kasus,” ujarnya.
Sebagai antisipasi pihaknya telah melakukan vaksinasi massal dengan sasaran hewan penular rabies seperti anjing dan kucing. Selain itu juga melakukan vaksinasi darurat di lokasi kejadian setelah terjadi kasus gigitan dengan hasil sampel dinyatakan positif.
Upaya ini disebutnya sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sehingga tidak meluas. “Vaksinasi masal kita prioritaskan di wilayah zona merah,” imbuhnya, Senin (21/7/2025)
Dari bulan Januari sampai Juli 2025, menurutnya vaksinasi massal sudah menyasar 13.764 ekor atau 33 persen dari total estimasi populasi HPR (Hewan Penular Rabies) sebanyak 41.669 ekor. (Komang Tole)

