Rektor Unipas Singaraja Dr. I Nyoman Gede Remaja,SH,MH Periode 2026-2030
Balinetizen.com, Buleleng
Dalam proses pemilihan rektor Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja antara calon incumbent Dr. I Nyoman Gede Remaja, S.H., M.H berhadapan dengan Prof. Dr. I Gusti Ngurah Puger, M.Pd berlangsung secara kondusif dan penuh rasa kekeluargaan.
Al hasil dalam helatan ini, Dr. I Nyoman Gede Remaja, S.H., M.H. kembali dipercaya memimpin Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja untuk periode kedua. Mengingat dalam proses pemilihan yang berlangsung kondusif dan kekeluargaan itu, Gede Remaja memperoleh 8 suara dari 13 anggota senat yang menggunakan hak pilih. Sementara Prof. Dr. I Gusti Ngurah Puger, M.Pd. memperoleh 5 suara. Artinya dengan keterpilihan tersebut, menjadi mandat bagi Gede Remaja untuk melanjutkan berbagai program pengembangan Unipas dan sekaligus memperkuat sejumlah capaian yang telah dibangun selama periode kepemimpinan sebelumnya.
Rektor terpilih Gede Remaja mengatakan dalam kepemimpinannya untuk kali keduanya ini, telah menyiapkan empat program prioritas yang menjadi bagian dari agenda penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pendidikan di Unipas.
Program pertama adalah pembenahan internal, terutama melalui peningkatan efisiensi tata kelola kelembagaan dan transparansi manajemen berbasis digital.
Kedua, Unipas akan mendorong pembukaan program studi vokasi kesehatan. Program ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan daerah terhadap sumber daya manusia di bidang kesehatan yang memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Ketiga, peningkatan prestasi mahasiswa menjadi salah satu perhatian utama. Unipas akan memperluas akses beasiswa serta memberikan fasilitasi kepada mahasiswa untuk mengembangkan prestasi dan mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Ke empat, Unipas akan mengoptimalkan kerja sama eksternal dengan Dunia Usaha, Dunia Industri (DUDI), dan pemerintah daerah.
“Penguatan kemitraan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi sekaligus mendukung penyerapan lulusan Unipas di dunia kerja,” ucapnya, sembari menyebut selain empat program tersebut, peningkatan kualifikasi dosen dan penguatan akreditasi juga menjadi bagian dari agenda pengembangan Unipas pada periode kedua.
Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas proses pendidikan sekaligus memastikan lulusan Unipas memiliki kompetensi dan daya saing yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Rektor Gede Remaja menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Mengingat keterpilihan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan bersama seluruh keluarga besar Unipas.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Keterpilihan ini adalah keterpilihan bersama seluruh keluarga besar Unipas. Saya berharap seluruh civitas akademika dapat terus merapatkan barisan, bersinergi, dan berkolaborasi demi membawa Unipas semakin maju dan dicintai masyarakat,” tegasnya.
Sejumlah capaian pada periode pertama menjadi modal bagi Unipas untuk melanjutkan pengembangan kampus.
Di bidang akreditasi institusi, Unipas Singaraja berhasil meraih status Akreditasi Baik Sekali. Capaian tersebut menjadi bagian dari penguatan mutu kelembagaan perguruan tinggi.
Di bidang penelitian, Unipas berhasil menembus Klaster Penelitian Utama dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Unipas juga memperkuat komitmen sosial melalui pengembangan peran sebagai Kampus Siaga Bencana di Kabupaten Buleleng. Peran tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di lingkungan masyarakat.
Dalam pengembangan sarana dan infrastruktur, Unipas juga terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Ke depan, berbagai capaian tersebut akan menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas akademik, tata kelola, penelitian, prestasi mahasiswa, kerja sama eksternal, serta daya saing lulusan.
Dengan agenda tersebut, Unipas berkomitmen untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Buleleng dan Bali. GS

