Ingatkan jangan Jadi Klaster Baru, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dukung PTM

0
326

 

Ketua DPRD Badung Putu Parwata

Balinetizen.com, Mangupura

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. menyatakan mendukung penuh pembelajaran tatap muka (PTM). Walau begitu, Parwata mengingatkan PTM ini jangan sampai menimbulkan klaster-klaster baru.
Saat ditemui di ruang kerjanya DPRD Badung, Jumat (1/10/2021), Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut meminta ketentuan-ketentuan PTM agar diikuti secara ketat. Dia mencontohkan, soal vaksinasi. “Pastikan semua guru dan siswa di atas 12 tahun sudah tervaksinasi,” tegasnya lagi.

Demikian juga dengan protokol kesehatan wajib diterapkan secara ketat, seperti penyediaan tempat cuci tangan, handsanitizer, serta alat pengukur suhu tubuh. “Semua ini harus tersedia di sekolah,” katanya.
Satu lagi, tegasnya, soal kapasitas murid yang diberi peluang untuk mengikuti PTM. Ketentuan 25 atau 50 persen dari jumlah siswa harus diikuti sehingga jarak masih tetap terjaga.
Putu Parwata juga meminta pihak sekolah melakukan simulasi sebelum proses PTM berlangsung. Bagaimana siswa yang baru datang harus melakukan apa, selanjutnya apa. “Ini harus jelas sehingga ada SOP yang jelas,” tegasnya.

Satu lagi, Parwata menyoroti anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun yang belum memperoleh vaksinasi. Anak-anak ini harus memperoleh perhatian khusus di Pemerintah Kabupaten Badung,” tegasnya.
Untuk itu, politisi PDI Perjuangan asal Dalung Kuta Utara itu meminta Dinas Pendidikan memberi perhatian khusus kepada anak-anak yang di bawah umur 12 tahun. “Kalau yang di atas 12 kan sudah divaksin. Walau begitu mereka tetap harus dipantau dengan lebih berhati-hati, jangan sampai menimbulkan klaster-klaster baru di sekolah-sekolah yang ada di Badung. Pada prinsipnya kita dukung dan kita pantau bersama-sama,” tegas Putu Parwata. (RED-MB)

Baca Juga :  Tidak ada bukti baru dua kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar dihentikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here