Ini Penjelasan Ketua Tim : Dua Pasien di RS Tabanan, 1 Pasien Negatif Virus Corona, satunya Menunggu Hasil Lab

0
368

Balinetizen.com, Tabanan

Ketua Tim Penanggulangan Corona Virus RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta,Sp.P mengungkapkan info terbaru untuk Kamis (5/3)  untuk 2 orang yang diobservasi di RS Tabanan yakni 1 orang yang berusia 66 tahun laki-laki hasil laboratoriumnya sudah datang tadi pagi pukul 09.00 wita jadi diinfokan via email dan wa kepada Rumah Sakit Tabanan hasilnya negatif, sedangkan yang satu lagi pasien perempuan dari Rusia itu sedang ditunggu mudah-mudahan saja Negatif.
Dikatakan, Tim dokter dan dari hasil pemantauan sepanjang hari dari kemarin dan tadi malam sampai tadi pagi kedua pasien tersebut keadaannya semakin baik, tidak ada keluhan sesak panas.
 “Jadi batuknya sudah berkurang dan mudah-mudahan saja seperti harapan kita bersama itu karena flu biasa, bukan karena Virus Corona,” kata  Ketua Tim Penanggulangan Corona Virus RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta,Sp.P .
Dijelaskan, kedua Pasien tersebut memang ada riwayat penyakit paru-paru (TB Paru) yang sebelumnya, jadi untuk yang yang sudah ada hasilnya usia 66 tahun dari Bali tersebut memang pernah pneumonia dan dirawat dalam beberapa tahun terakhir.
Kemudian, lanjut Sudiarta yang dari Rusia dia bilang ada riwayat alergi udara dingin. “Ya.. mudah-mudahan saja kita tunggu dan kita doakan dalam beberapa hari kedepan segera pulih dan kita tidak lagi menjadi sorotan publik bahwa tidak mampu merawat,” katanya.
“Jadi pada prinsipnya kita sudah menyampaikan beberapa kali bahwa penyakit oleh karena virus itu belum ada obatnya yang penting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri agar tubuh kita selalu sehat. Jadi Kuncinya PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), ” tandasnya.
Selanjutnya, kata dia  kalau kita bepergian selalu pakai masker, jadi bukan pada tempat-tempat tertentu saja kita pakai masker, ada orang yang sakit kita lagi tidak sehat kita bisa tertular, di tempat-tempat terbuka kita tidak masalah tidak pakai masker, kecuali kita ke rumah sakit atau si sakit itu yang harus pakai masker supaya tidak terjadi penularan.
Kemudian yang tak kalang pentingnya, lanjut Sudiarta cuci tangan memang benar. Cuci tangan pakai sabun kalau tidak dapat Jelly tidak masalah, cukup lakukan cuci tangan sesering mungkin apalagi setelah menjamah benda benda atau peralatan yang ada di pabrik. Jadi tiap jam lakukan cuci tangan.

Baca Juga :  Presiden: Hutan Mangrove Bentuk Komitmen Indonesia dalam Perubahan Iklim

Pernyataan Ketua Tim Penanggulangan Corona Virus RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta terkait dengan perkembangan Pasien Rujukan dari Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar dan Rumah Sakit Umum Sanjiwani Gianyar ke RS Tabanan yang diduga terindikasi Suspect Corona (Covid 19)

Hasilnya, terkait Uji Lab Swap yang di Kirim ke Lidbangkes Jakarta 1(satu) orang Negatif a.n Salehudin, Umur : 66 Jenis Kelamin : laki-laki,Kebangsaan : Indonesia sedangkan Pasien WNA kebangsaan Rusia masih menunggu hasil Lab Swap dari Lidbangkes Jakarta.

Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak resah, karena ini penyakit Virus tidak ada obatnya, agar selalu Menjaga Kesehatan dengan cara mencegah yaitu Mencuci Tangan Setiap Saat dengan Sabun. Hindari Kontak dengan orang baru dikenal. Menjaga Etika Batuk dengan cara tutup mulut, dan memasak masakan sampai Matang. (WS-MB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here