Inilah Trashboom, Penghalau Sampah Menuju Laut Yang Di Pasang PT Multi Bintang Di Sungai Yeh Poh, Kerobokan

0
1016

Inilah Trashboom, Penghalau Sampah Menuju Laut Yang Di Pasang PT Multi Bintang Di Sungai Yeh Poh, Kerobokan

Balinetizen.com, Mangupura 

 

Pemerintah Bali juga telah berkomitmen untuk mengurangi 70% sampah pada tahun 2025 dan mengeluarkan peraturan pendukung dan pengembangan strategi pengelolaan sampah yang terintegrasi. Langkah itu didukung penuh oleh aktivis lingkungan setempat. Namun, semua harus dimulai dari pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan perubahan perilaku masyarakat.

Bir Bintang, bir ikonik Indonesia, bekerja sama dengan aktivis lingkungan Gary Benchegib, pendiri Make A Change World meluncurkan kampanye untuk memperkenalkan budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab untuk melindungi Bali. Kampanye ini juga akan mencakup pemasangan 100 trashbooms di sekitar Bali, solusi teknologi terjangkau untuk jebakan sampah yang dikembangkan oleh perusahaan startup lingkungan asal Jerman, Plastic Fisher. Trash booms secara efektif dapat menghentikan sampah masuk ke sungai, saluran air, dan pantai Bali.

TrashBoom adalah media penghalau sampah yang dipasang di muara sungai menuju lautan, Efektivitas alat ini dalam uji cobanya di beberapa sungai di Indonesia seperti Sungai Citarum dinilai cukup baik, Ada 16 unit yang akan dipasang di Bali, trash boom pertama dipasang di Sungai Yeh Poh di muara Pantai Batu Belig persis di samping Cafe Del Mar di Kawasan Kerobokan, Badung.

“Alat pertama dinamakan TrashBoom001. Tinggi 1 unit boom adalah 70 Cm, lebar 110 Cm. Kapasitas bisa menahan sampah sampai 4 ton, perangkat ini akan jadi role model Trash Boom di Bali dan setiap tangkap sampah akan di pindahkan ke darat oleh tim dibantu oleh penduduk sekitar yang sudah ditunjuk dan diberikan gaji,” kata Gary Benchegib, pendiri Make A Change World saat peresmian pemasangan Trash Boom (Penghalau Sampah) di Sungai Yeh Poh, Batu Belig, Kuta Utara – Badung, Bali oleh Deputi IV Kemenko Maritim RI, Syafri Burhanudin Sabtu (2/11/2019).

Baca Juga :  Jembrana Grasstrack Motocross Championship 2023, Wabup IPAT : Motivasi Bagi Generasi Muda.

Menurutnya, Pihaknya tidaklah bekerja sendiri sebab dibantu juga oleh Moritz Schulz, Leading Engineer Plastic Fischer yang sudah berpengalaman dalam menangani proyek-proyek lingkungan yang berbasis ‘Green Technology’, sebagai rukukan alat ini sudah digunakan menghalau sampah dari sungai-sungai kecil yang bermuara ke Sungai Citarum, Jawa Barat.

“Kami menciptakan trash booms yang efektif dan terbuat dari bahan-bahan lokal untuk memberikan solusi pengumpulan sampah di sungai yang sederhana dan efisien sesegera mungkin. Alat ini mudah dirakit dan dirawat. Sebelumnya, kami telah berhasil mengimplementasikan ini di Sungai Citarum, Jawa Barat,” kata Moritz Schulz, Leading Engineer Plastic Fischer.

Untuk melacak perkembangan dan keefektifan kegiatan ini, sebuah platform online bernama River Watch diaktifkan untuk memantau sungai dan memberikan edukasi publik. Platform online ini diharapkan menjadi platform sungai bersih di seluruh dunia.

Deputi IV Kemenko Maritim RI, Syafri Burhanudin sangat mengagumi perangkat sederhana ini, “Kami sangat merekomendasikan Perangkat trashboom ini untuk digunakan atau dipasang di muara-muara sungai di Indonesia,” terang Safri.

Disamping sederhana, lanjut Safri, trashboom ini mudah perawatannya dan terlihat kokoh dalam menghadang sampah. Pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT Multi Bintang, Make A Change The World, Plastic Fisher dan Camat Kuta Utara yang peduli terhadap pengurangan sampah di laut.

“Bir Bintang adalah merek ikonik Indonesia dan kebanggaan bangsa. Setiap orang yang mengunjungi Bali akan selalu senang memiliki pengalaman bersama Bintang. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung pariwisata Indonesia dan memastikan Bali terus menjadi destinasi wisata bintang. Kami percaya cara terbaik untuk mencegah sampah ke pantai dan laut dimulai dari budaya perilaku kelola sampah yang bertanggung jawab dan mencegah sampah ke sungai,” kata Mariska van Drooge, Marketing Director PT Multi Bintang Indonesia Niaga didampingi Dandu Mariono, Area Business Manager Bali. (hd)

Baca Juga :  Dukung Penanggulangan Rabies, Desa/Kelurahan Bentuk TISIRA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here