Balinetizen.com, Klungkung
Seorang warga Banjar Pundukaha Kelod, Nusa Penida, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam 4 meter di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin 25/5/2026.
Korban diketahui bernama Wayan Lanang, 36 tahun. Proses evakuasi dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada Senin siang setelah korban hilang sejak Minggu 24/5/2026.
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pukul 13.00 Wita dari Babinsa Desa Bunga Mekar, Wahyu. Ia melaporkan bahwa korban belum kembali ke rumah sejak Minggu 24/5/2026.
Pencarian awal dilakukan keluarga dan warga setempat. Titik terang muncul Senin pagi sekitar pukul 06.45 Wita. Bibi korban menemukan sandal dan rokok milik Wayan Lanang di sekitar sumur dekat lokasi.
“Mencurigai karena ada sandal dan rokok di sekitar sumur,” terang Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida.
Warga menduga korban terjatuh ke sumur dan langsung melakukan pengurasan air menggunakan pompa.
Korban ditemukan di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 4 meter. Namun warga kesulitan mengevakuasi, sehingga meminta bantuan Tim SAR.
Menindaklanjuti laporan, pukul 13.20 Wita Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida yang terdiri dari 4 personel diberangkatkan ke lokasi. Tim tiba pukul 14.00 Wita dan langsung briefing bersama unsur SAR gabungan.
“Sekitar pukul 14.40 korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan MD, selanjutnya kita serahkan ke pihak keluarga,” tutup Cakra Negara.
Operasi evakuasi korban jatuh ke sumur ini melibatkan beberapa unsur SAR gabungan, antara lain:
* Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida • Babinsa Desa Bunga Mekar Koramil Nusa Penida • Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar Polsek Nusa Penida • Personel Polsek Nusa Penida • BPBD Kabupaten Klungkung • Aparat desa, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

