Jelang Kuningan, Nyepi dan Lebaran Harga Kebutuhan Pokok Meningkat

0
157

 

Balinetizen.com, Jembrana

Harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Kuningan, Nyepi dan Lebaran mengalami peningkatan. Lonjakan harga terjadi sejak seminggu belakangan.

Lonjakan tajam terjadi pada komoditi telur dan ketan. Di relokasi Pasar Umum Negara di areal Parkir Pemkab Jembrana, telur dijual Rp.2.500 per butir dari sebelumnya Rp.1.700. Sedangkan ketan naik Rp.1.500 dari sebelumnya Rp.21.500 menjadi Rp.23.000 perkilogram.

Kemudian minyak goreng dari Rp.14.000 naik menjadi Rp.14.500 perliter. Gula pasir dijual Rp.17.000 dari sebelumnya Rp.16.500 perkilogram. Beras, meskipun harga persak turun, namun harga eceran tetap tinggi dikisaran Rp.16.000 sampai Rp.17.000 perkilogram.

“Semua harganya naik. Mungkin karena hari raya berbarengan. Kuningan, Nyepi dan Lebaran berbarengan,” ujar Safii, salah seorang pedagang, Rabu (6/3/2024).

Hal sama disampaikan, Ketut Kantun, pedagang sembako lainnya. Kenaikan harga terjadi pada telur, minyak dan ketan. “Beras turun sedikit. Kalau bumbu dapur naik turun. Lombok kebanyakan datang dari Jawa,” jelasnya.

Telur mengalami lonjakan harga paling tinggi. Komoditi yang paling dicari untuk keperluan upacara dalam sehari naik dua kali. Kenaikan harga telur sudah terjadi menjelang Hari Raya Galungan. “Sekarang Rp.2.500 perbutir dari Rp.1.700 perbutir,” imbuhnya.

Para pedagang memperkirakan harga kebutuhan pokok akan terus naik menjelang hari raya. Dan ini berdampak pada daya beli masyarakat. (Komang Tole)

Baca Juga :  "Korprikan Indonesia", Indikasi Menuju Negara Birokrasi yang Otoriter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here