Jenasah Ditemukan Masuk Daftar Manifes, Posko SAR Terima Laporan Tukang Pijat Hilang

0
282

Keterangan foto; Kasi Operasional dan Siaga Basarnas Bali, Anak Agung Alit Supartana saat konferensi pers, Sabtu (3/7/2021)/BN

(Balinetizen.com) Jembrana –

Tim SAR Gabungan memastikan jenasah yang ditemukan pada operasi hari kelima (5) merupakan penumpang KMP Yunicee yang tenggelam.

Kasi Operasional dan Siaga Basarnas Bali, Anak Agung Alit Supartana saat konferensi pers, Sabtu (3/7/2021) mengatakan bahwa jenasah yang ditemukan merupakan penumpang KMP Yunicee yang tenggelam dan masuk dalam daftar manifes.

“Korban ditemukan sekitar pukul pukul 08.30 Wita mengambang di perairan laut Penginuman, Cekik, Kelurahan Gilimanuk” terang Agung Alit seizin Kepala Kantor Basarnas Bali di Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Gilimanuk.

Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polda Bali bersama Polres Jembrana dengan menggunakan alat Mambis, identitas korban diketahui berjenis kelamin laki-laki bernama Miftahol Arifin berusia 44 tahun dari Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur.

Saat ditemukan korban memiliki ciri-ciri mengenakan sepatu kain warna biru merk New Era, mengenakan kemeja warna abu abu, Celana kain pendek warna coklat, Ikat pinggang warna coklat dengan gasper hitam, wajah sudah dalam kondisi rusak dan kondisi badan membengkak.

“Jenasah dibawa ke rumah sakit (RSU Negara) dengan menggunakan mobil ambulan potensi SAR 115” terangnya.

Dengan diketemukannya satu korban lanjutnya, korban yang sudah diketemukan bertambah satu orang menjadi 8 orang dari sebelumnya 7 orang.

Selain menemukan satu korban tenggelamnya KMP Yunicee sambungnya, petugas Posko Tim SAR Gabungan, Sabtu (3/7/2021) sore sekitar pukul 16.30 juga menerima laporan orang hilang atas nama Adi Supanto berusia 43 tahun asal Desa Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi.

Korban menurutnya, dilaporkan hilang oleh pelapor bernama Indra yang mengaku sebagai keluarga dari Adi Supanto (korban hilang). “Menurut pelapor, korban sehari-hari sebagai tukang pijat di kapal Yunicee” ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Buka Lomba Layangan Virtual Libatkan 380 Rare Angon

Adanya laporan satu orang hilang menurutnya, jumlah korban yang masih dalam pencarian tetap 18 orang.

Diberitakan sebelumnya, hingga hari ke empat, Jumat (2/7/2021) jumlah korban meninggal dunia akibat KMP Yunicee tenggelam sebanyak 7 orang, korban meninggal dunia 18 orang dan korban selamat sebanyak 51 orang.

KMP Yunicee tenggelam di Selat Bali pada Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 19.12 sesaat sebelum bersandar di Dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. MT-BN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here