Juru Parkir Pantai Segara Camplung, Banyuasri Temukan Mayat Bayi Baru Lahir di Bungkus Tas

0
307
Juru Parkir Pantai Segara Camplung menemukan Mayat Bayi berjenis kelamin laki laki di dalam tas berwarna orange di pinggir Pantai Segara Camplung dengan kondisi cukup mengenaskan.

Balinetizen.com, Buleleng-

 

Menggiriskan hati peristiwa yang terjadi pada Selasa, (29/12/2020) sekitar Pukul 11.30 Wita di Pantai Segara Camplung Kelurahan Banyuasri Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Bagaimana tidak pasalnya di temukan Mayat Bayi berjenis kelamin laki laki di dalam tas berwarna orange di pinggir Pantai Segara Camplung dengan kondisi cukup mengenaskan. Penemuan mayat bayi ini sontak saja menghebohkan masyarakat sekitarnya.

Aparat terkait dengan sigap melakukan penanganan terhadap mayat bayi ini, diantaranya Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja Iptu Ida Bagus Astawa.SH, Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Banyuasri , Tim Medis dari Puskesmas 1 Buleleng Wayan Sukarsa dan Ni Made Titin Rahayuni. Begitu juga tampak terlihat Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Putu Gopi Suparcana, Juru Parkir Pantai Segara Camplung Kelurahan Banyuasri Ketut Putrayasa dibantu warga sekitar Pantai Segara Camplung.

Kronologi kejadian, berawal pada Pukul 11.25 Wita, saksi yang merupakan Juru Parkir Pantai Segara Camplung berniat pulang untuk makan siang. Namun sebelumnya seperti biasanya, saksi melakukan pemantauan di sepanjang Pantai Segara Camplung. Dalam pemantauannya itu, ia melihat tas berwarna orange yang berada di batu pinggir pantai. Karena rasa ingin tahunya tinggi, iapun mendekat dan membuka tas tersebut. Sejenak setelah melihat isi tas tersebut dan dilihatnya ada gulungan kain berwarna putih, selanjutnya ia kembali mengikatnya dan melemparkannya ke pantai. Namun ia mendengar suara benturan tarhadap tas tersebut. Mendengar suara yang mencurigakan, lalu ia kembali membuka tas tersebut dan membuka semua isi yang ada di tas tersebut. Alangkah terkejutnya setelah melihat isinya berupa bayi yang diperkirakan sudah meninggal dunia. Selanjutnya, ia memindahkan tas yang berisi mayat bayi itu dan memberitahu teman-temannya yang ada di sekitar Pantai Segara Camplung.

Baca Juga :  Memasuki Masa Sekolah, Angkutan Siswa Gratis Gianyar Siap Beroperasi

Setelah itu, sekitar Pukul 11.35 Wita, ia menghubungi petugas medis Puskesmas 1 Buleleng, Babinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Banyuasri. Tak berselang lama, sekitar Pukul 11.50 Wita petugas medis dari Puskesmas 1 Buleleng Wayan Sukarsa dan Ni Made Titin Rahayuni tiba di Pantai Segara Camplung, dan dilakukan Visum Awal terhadap mayat bayi tersebut. Hasilnya, bayi tersebut berjenis laki-laki, bayi tersebut sudah dinyatakan meninggal dunia, tidak ada tanda kekerasan tarhadap mayat bayi tersebut, tali pusar bayi dengan ari-ari sudah terpotong, diperkirakan bayi lahir pagi dini hari, Selasa, 29 Desember 2020. Setelah itu, jasad mayat bayi malang tersebut di larikan ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Tim Inafis dari Polres Buleleng serta tim Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja, langsung melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan awal, bayi itu memiliki berat 52 kilogram dengan panjang sekitar 49 centimeter.

Kapolsek Singaraja, Kompol Made Santika saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat bayi di Pantai Segara Camplung. Dan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di sekitar penemuan mayat bayi, termasuk saksi yang menemukan mayat bayi.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis, hasil visum awalnya disebutkan mayat bayi berjenis laki-laki itu sudah dinyatakan meninggal dunia dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersebut. Tali pusar bayi dengan ari-ari sudah terpotong. Diperkirakan setelah bayi lahir, bayi itu langsung dibuang,” pungmasnya. GS

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here