Kampanye Pertama di Lapangan GP, Mengajak Kaum Muda Membangun Kemandirian

0
147

 

Balinetizen.com, Denpasar

Minggu, 21 Januari 2024, kampanye lapangan pertama Ganjar Pranowo (GP) di Lapangan Tegallega Bandung dan kemudian di Lapangan Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut I Gde Sudibya, ekonom, pengamat ekonomi pembangunan,
kampanye menemui rakyat langsung ini merupakan ciri khas kampanye GP, yang merefleksikan kepedulian, dan empatinya pada “wong cilik”.

Mulai dengan keluhan para petani, tentang pupuk yang langka, keluhan masyarakat bawah tentang harga beras, yang dalam enam bulan terakhir ini tidak kunjung turun.

Tetapi, dalam kampanyenya kemarin di dua kota di atas, Gubernur Jawa Tengah dua periode ini, memberikan fokus pada penyediaan internet gratis, cepat secara merata di seluruh Indonesia.

Penyediaan internet gratis, untuk mempercepat bertumbuhnya inovasi dan kreativitas terutama di kalangan generasi muda, untuk memanfaatkan kesempatan kehidupan dan ekonomi di era teknologi informasi, kecerdasan buatan dan “internet is every things” yang merupakan keniscaan zaman.

Menurut Ganjar Pranowo, di hadapan ribuan para pendukungnya, bahwa penyediaan jaringan internet gratis ini, akan mempercepat bertumbuhnya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja, terutama bagi kaum muda, untuk merespons perubahan zaman.

Secara implisit gagasan GP ini, untuk mendorong kemandirian kaum muda, pada lingkup luas kehidupan: pertanian, UMKM, industri, pengembangan start up, proses kreativitas berkesenian dan berkebudayaan berbasis IT.

Membangun kemandirian dalam bahasa Soekarno, membangun SELF RELIANCE. Diman, kemandirian adalah, kata kunci bagi generasi muda negeri ini.

Negara harus hadir dalam membangun kemandirian ini, dalam bentuk penyediaan internet gratis, plus 21 program Ganjar Machfud.

Menyebut beberapa dari 21 program tersebut dalam perspektif kemandirian generasi muda: pemyediaan sekolah gratis, sampai tingkat SMK bagi keluarga miskin, penyediaan 10 juta kesempatan kerja selama 5 tahun, satu sarjana bagi satu keluarga miskin.

Baca Juga :  Berikan Pelatihan Bercocok Tanam, Srikandi PSI Ini Berdayakan Ibu-Ibu Tetap Produktif Hadapi Pandemi

Selanjutnya, program kemandirian bagi kaum muda yang komprehensif, cerdas dari perspektif kebijakan pembangunan, dan sehat dalam kebijakan fiscal. (Adi Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here