Balinetizen.com, Buleleng
Vaksinasi dosis dua sudah hampir tuntas 100 persen, kini tinggal menuntaskan vaksin booster yang secara intens dilakukan pemerintah. Hal ini dilakukan, mengingat dengan vaksinasi telah memberikan dampak positif terhadap penurunan kasus covid-19 secara nasional. Demikian dikatakan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Kariyasa Adnyana,SP saat dikonfirmasi usai melakukan sosialisasi di Gedung Seminar Umum (GSU) Undiksha Singaraja, Jumat, (1/4/2022).
“Secara nasional dampak vaksinasi ini menyebabkan kasus Covid-19 meninggal maupun yang dirawat di rumah sakit sangat kecil, karena masyarakat memiliki kekebalan tubuh. Hanya saja, untuk sasaran vaksinasi lansia masih rendah.” ujarnya menegaskan.
Menurut Kariyasa, pihaknya di Komisi IX DPR RI selalu mendorong pemerintah menuntaskan vaksinasi untuk menuju situasi endemi.
“Apalagi Bali, sekarang ini sudah dibuka untuk dapat dikunjungi oleh wisatawan dari 42 negara serta bebas karantina. Maka dari itu, instansi terkait dan masyarakat bersinergi melakukan penuntasan vaksinasi serta taat prokes,” ujarnya.
Iapun mengungkapkan Komisi IX DPR RI terus memantau ketersediaan dan pelaksanaan vaksinasi. Terutama untuk memastikan tidak ada vaksin kadaluwarsa yang beredar di masyarakat.
“Vaksin yang kadaluwarsa berdampak efek samping dan tidak bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini jangan sampai terjadi,” ucap tegas Kariyasa yang mengawali karier anggota legeslatif dari tingkat II Buleleng, tingkat I Bali hingga kini di DPR RI.
Dijelaskan pula, bahwa pihaknya di Komisi IX DPR yang membidangi kesehatan, turut mengawal vaksin merah putih yang saat ini tinggal menunggu keluarnya emergency use authorization (EUA).
“Apabila nanti EUA vaksin merah putih keluar, kemungkinan besar pemerintah pusat akan menghentikan import vaksin covid-19 dari luar negeri. Vaksin yang dari luar itu, vaksin nusantara ya, itu kan di dalamnya juga ada vaksin merah putih yang resmi direkomendasikan oleh BPOM dan itu sudah program dari pemerintah,” urainya.
“Kita belum mengetahui kapan EUA vaksin merah putih keluar dan diedarkan ke masyarakat. Sebab saat ini masih dalam proses uji klinis.” tandas Kariyasa Adnyana. GS

