Kejuaraan Tenis ATPI 2026 Di Undiksha, Para Profesor Tunjukkan Sportivitas Dan Prestasi

0
34

 

Balinetizen.com, Buleleng
Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026 yang digelar di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berlangsung sukses dan resmi ditutup pada Minggu (14/6/2026).

Ajang yang mempertemukan 110 profesor dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia ini, menjadi wadah kompetisi sekaligus mempererat silaturahmi dan jejaring akademik antarguru besar.

Pada Kategori Ganda Profesor Eksekutif, pasangan tuan rumah Undiksha, Prof. Dr. Ngurah Suharta, M.Si. dan Prof. Dr. Ngurah Pujawan, berhasil meraih Juara II. Gelar juara diraih pasangan Prof. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes. dan Prof. Agus Hariyanto dari Universitas Negeri Surabaya. Juara ketiga bersama ditempati pasangan Prof. Genefri dan Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd. dari Universitas Negeri Padang serta pasangan Prof. Dr. I Wayan Artanayasa dan Prof. Drs. H. A.M. Nurdin Halid.

Sementara itu, pada Kategori Ganda Putra Profesor Prestasi, pasangan Prof. Advendi Kristiyandaru dan Prof. Agus Hariyanto keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up diraih pasangan Prof. Dr. Unggul Pria Di dan Prof. Sutriyono, sedangkan juara ketiga bersama diraih pasangan Prof. Dr. drg. Baharudin Thalib, M.Kes. dan Prof. Dr. Asdar Gani, drg., M.Kes., serta pasangan Prof. Alfirano dan Prof. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng.

Partai final semakin semarak dengan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., berpasangan dengan Wakil Rektor II Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Artanayasa, melawan Ketua Umum ATPI sekaligus Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, yang berduet dengan Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya.

Dalam sambutannya, Prof. Fauzan menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan yang terbangun perlu terus dilanjutkan dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi serta mendukung program Kampus Berdampak.

Baca Juga :  Kepemimpinan Daerah di Masa Krisis, Disiplin dalam Kebijakan Fiscal dan Mengoreksi Proyek Mercu Suar

Sementara itu, Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan ATPI atas kepercayaan yang diberikan kepada Undiksha sebagai tuan rumah. Ia juga memohon maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat berbagai kekurangan serta berharap kebersamaan yang terjalin selama kejuaraan dapat semakin memperkuat kolaborasi antarguru besar dan perguruan tinggi di Indonesia.

Kejuaraan Tenis ATPI 2026 tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat jejaring, persaudaraan, dan semangat kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi nasional. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here